Kisah Sukses KAGAMA Faperta Angkatan 1979, Keluar dari Zona Nyaman dan Berpikir Besar Jadi Kunci

458

Baca juga: FK-KMK dan Kagamadok Gelar Konser Amal untuk Bangun Kota Difabel

Menurut Bimantoro, pengalaman hidup berharga terkadang berangkat dari kegagalan.

Lulusan Sosial Ekonomi Pertanian yang lulus tahun 1985 itu mendapat kesempatan bekerja di Bappenas tanpa tes.

Tak lama setelah itu ia memutuskan keluar dan melamar pekerjaan di Bank Bali.

Dari sinilah Bimantoro mulai berusaha keluar dari zona nyamannya.

Tekanan dan tugas kerja yang diterima Bimantoro cukup berat.

Baca juga: Ganjar Pranowo Lantik Pengda KAGAMA Sulawesi Utara

Meskipun demikian, pengalamannya ini memberikan banyak pelajaran, Bimantoro bahkan serius berkarier di perbankan selama hampir 12 tahun.

Selama ini, Bimantoro melamar kerja hanya satu kali, pekerjaan lainnya ia dapatkan dari relasinya.

Ia menyadari kemampuan mencari relasi lebih penting dari menggali pengetahuan.

Keluar dari Zona Nyaman

Nasib yang serupa juga dialami oleh Sunarto.

Meskipun tak banyak berpindah-pindah tempat kerja, Sunarto juga dipaksa untuk keluar dari zona nyaman.

Baca juga: Dosen Pembimbing Skripsi Sibuk, Bagaimana Cara Menghadapinya?