Kisah Agung, Wisudawan Terbaik Fakultas Geografi yang Punya Cita-cita Berseberangan dengan Keinginan Ortunya

2619
Jalan yang dilalui Agung Dwi Purnomo, S.Si cukup terjal dalam merajut mimpinya di Fakultas Geografi UGM. Foto: Tsalis
Jalan yang dilalui Agung Dwi Purnomo, S.Si cukup terjal dalam merajut mimpinya di Fakultas Geografi UGM. Foto: Tsalis

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Agung Dwi Purnomo sadar bahwa setiap anak yang lahir ke dunia punya mimpinya masing-masing.

Tentu saja, seorang anak antusias untuk mewujudkan mimpinya meski harus melewati jalan yang berliku.

Namun, tidak jarang mimpi seorang anak berseberangan dengan keinginan sang orang tua dan omongan tetangga.

Hal itu sebagaimana yang dirasakan Agung sejak kecil.

Saat akan menginjakkan kaki ke bangku SMP, pemuda kelahiran 14 Maret 1997 ini mulai mengalaminya.

Orang-orang di sekitar lingkungannya menyuruh Agung untuk masuk ke SMPN 1 Wonogiri.

Agung lantas diterima di sana setelah mendaftarkan diri.

Baca juga: KAGAMA Lari untuk Berbagi Jadi Juara Tanpa Piala di TEKAGAMA Relay Run 2020

Namun, hatinya berkata lain, dia hanya ingin bersekolah di SMPN 3 Wonogiri.

Alhasil, dia mencabut seluruh berkas yang kadung masuk ke SMPN 1 Wonogiri dan dialihkan ke SMPN 3 Wonogiri.

Dari sini Agung dituntut mempertanggungjawabkan pilihannya.

“Setelah masuk ke SMPN 3 Wonogiri, Saya mulai menemukan gambaran apakah nanti mau masuk SMA atau SMK,” kata Agung saat dijumpai Kagama beberapa waktu lalu.

“Kalau masuk SMK nanti ya praktik dan kerja, tapi kalau SMA ya mau tidak mau harus mengejar gelar setinggi mungkin,” kenangnya.

Singkat cerita, setelah lulus dari SMP, Agung menjadikan SMAN 1 Wonogiri sebagai pilihannya.

Pada pengujung masa sekolah, situasi yang sama kembali dia alami.

Baca juga: KAGAMA Virtual Ajak Masyarakat Bantu Sumbang Sepatu untuk Siswa SMPN 1 Turi