Kiat Menjaga Produktivitas Saat Harus Work From Home

90
Ada orang yang tidak terbiasa dengan WFH. Foto: Andrea Verdelli/Getty Images
Ada orang yang tidak terbiasa dengan WFH. Foto: Andrea Verdelli/Getty Images

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Sejak merebaknya Covid-19 di Indonesia, pemerintah mengimbau masyarakat untuk bekerja dan beribadah di rumah sebagai langkah pencegahan penularan virus tersebut.

Sebagian ruang publik dan kantor pun mengikuti imbauan tersebut, dengan menerapkan aturan Work From Home (WFH) bagi karyawannya.

Sebagian orang merasa WFH adalah privilese karena banyak keuntungan yang dirasakan.

Bisa bekerja lebih dekat dengan keluarga, tidak menguras tenaga untuk perjalanan ke kantor, dan sebagainya.

Namun, ada pula orang yang tidak terbiasa dengan WFH.

Pasalnya, kita bekerja lepas dari pengawasan, berkoordinasi dengan rekan kerja secara jarak jauh, atau merasa bahwa WFH lebih banyak “godaannya” dari pada bekerja di kantor.

Supaya WFH tidak sia-sia, perlu ada beberapa hal yang perlu kamu siapkan untuk mendukung produktivitasmu.

Baca juga: Pianis GMCO UGM Ini Jadi Lulusan Terbaik Fakultas MIPA

Menerapkan Jam Kerja Sistematis

Bagi yang tak memiliki jam kerja terikat, maka menyusun jam kerja sendiri menjadi tantangan.

Meskipun di rumah, kamu dianjurkan menerapkan jam kerja sistematis seperti pekerja kantoran pada umumnya.

Ini mungkin agak sulit bagi mereka yang sudah berkeluarga.

Tidak menutup kemungkinan, selama bekerja akan ada berbagai interupsi, mulai dari anak menangis, tamu datang ke rumah, dan lain-lain.

Untuk itu, tentukan durasi jam kerja, misalnya 8 jam, dari jam 8 pagi hingga jam 4 sore.

Jika satu jam kamu gunakan untuk menemani anak, sebagai gantinya kamu harus bekerja hingga jam 5 sore.

Namun, bila memungkinkan, usahakan waktumu menyelesaikan pekerjaan tidak mundur.

Selain itu, tinggalkan semua pekerjaan lain yang tidak mendesak saat itu.

Baca juga: Lakukan Hal Ini Supaya Tidak Panik dan Stres Lawan Covid-19