Kiat Menjaga Komunikasi dengan Orang Tua bagi Mahasiswa Rantau

49

Baca juga: Mahasiswa KKN Fakultas Kehutanan UGM Meninggal Dunia di Palangkaraya

Komunikasi dengan Intens Lewat Pesan

Jika kamu bisa berkomunikasi dengan intens dengan teman lewat pesan, tentunya dengan orang tua pasti bisa.

Kita seringkali lebih terlihat akrab dengan teman ketika berkirim pesan.

Lakukan kebiasaan ini dengan orang tuamu juga.

Berkirimlah pesan singkat sesering mungkin, jika tidak memiliki waktu banyak untuk meneleponnya.

Baca juga: Sahabat Makan Mahasiswa di Jogja

Maklumi Jika Orang Tua Sedikit Protektif

Orang tua yang jauh dari anaknya kerap kali bersikap protektif.

Untuk itu, jangan membuat mereka tersinggung ketika kamu merasa tidak nyaman terhadap sikap mereka.

Perbedaan pendapat dengan orang tua seringkali muncul seiring dengan proses pendewasaanmu.

Walaupun demikian hal tersebut wajar. Jangan jadikan perdebatan sebagai alasan untuk tidak menghubungi orang tua.

Baca juga: Orang-orang Muda ini ke Jogja Cari Ilmu untuk Bangun Papua

Menabung untuk Pulang

Sisihkan uang untuk pulang, meskipun jarak tanah rantau dan kampung halaman begitu jauh.

Pada suatu waktu, kamu akan mengalami perasaan ingin pulang yang sulit ditahan.

Obat rindu dengan keluarga bisa menjadi penyemangatmu untuk kuliah dan berkegiatan lagi di tanah rantau.

Jangan mengalah pada keadaan, cari cara untuk bisa pulang bagaimanapun keadaannya.

Apalagi jika masalahnya hanya sekadar jarak dan finansial.

Rencana untuk pulang ke kampung halaman baiknya dipersiapkan sejak jauh-jauh hari.

 

Orang tua selalu menjadi motivasi terkuat bagi anaknya.

Sertai mereka dalam setiap perjalananmu, baik dalam jarak dekat sampai jauh sekalipun. (Kinanthi)

Baca juga: Masyarakat Perlu Terlibat dalam Kegiatan Literasi Digital