Kepala Puspar UGM Sebut Cara Agar Wisatawan Mancanegara Mau Kunjungi Indonesia Pasca Corona

65
Kepala Pusat Studi Pariwisaa (PUSPAR) UGM, Prof. Janianton Damanik, menilai penerapan protokol kesehatan sebagai kunci kedatangan wisatawan asing ke Indonesia. Foto: Taufiq Hakim
Kepala Pusat Studi Pariwisaa (PUSPAR) UGM, Prof. Janianton Damanik, menilai penerapan protokol kesehatan sebagai kunci kedatangan wisatawan asing ke Indonesia. Foto: Taufiq Hakim

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Wabah virus corona belum usai di Indonesia. Per Selasa (7/7/2020), masih ada 32.132 kasus aktif di seluruh nusantara.

Belum bisa diprediksi kapan wabah akan berhenti. Di sisi lain, dampak yang diakibatkan oleh Covid-19 begitu luar biasa.

Nyaris semua sektor luluh lantak, termasuk pariwisata. Selama tiga bulan lebih, destinasi wisata mesti tutup untuk mendukung penerapan social dan physical distancing.

Seiring berjalannya waktu, beberapa wilayah berzona hijau di Indonesia dinyatakan siap memasuki era new normal.

Tak pelak, hal ini menjadi kabar baik bagi industri pariwisata untuk membuka kembali wahananya.

Baca juga: Guru Besar Fakultas Farmasi UGM: Kalung Eucalyptus Bukan Obat Utama Covid-19

Kepala Pusat Studi Pariwisata (Puspar) UGM, Prof. Janianton Damanik, angkat bicara terkait nasib wisata di Indonesia pada masa new normal.

Anton, sapannya, mengatakan, penting bagi masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan selama new normal.

Menurutnya, hal itu sangat berpengaruh dalam membangun kepercayaan wisatawan mancanegara (wisman) untuk berkunjung ke tanah air.

“Seberapa tinggi komitmen kita untuk menjalankan protokol kesehatan saat new normal itu sangat penting,” tutur Anton, belum lama ini.

“Sudah berbudaya new normal belum? Kalau dijalankan dengan ketat bisa membuat wisman datang.”

Baca juga: Ganjar Berharap KAGAMA Pertanian Jawa Bagian Barat Jadi Garda Terdepan Kemandirian Pangan