MADRID, KAGAMA – Provinsi Riau menargetkan peningkatan kunjungan wisatawan asing. Perwakilan pemerintah RI dan masyarakat Indonesia di luar negeri diharapkan mendukung upaya pengembangan destinasi wisata Indonesia sehingga menjadi daya tarik masyarakat Spanyol dan warga negara asing lainnya.

Dubes RI Madrid, Yuli Mumpuni Widarso menyampaikan hal itu dalam sambutannya pada Pesta menyambut musim panas bertajuk Bazar Solidario Indonesia ke-18 di KBRI Madrid, Spanyol, Sabtu (20/5/2017). Pemilihan tema “Kemilau Riau” karena Riau menargetkan peningkatan kunjungan wisatawan asing.

“Agenda pariwisata tahunan Provinsi Riau perlu dipromosikan. Diharapkan dapat menambah jumlah kunjungan turis ke Indonesia.  KBRI Madrid mendorong masyarakat Spanyol untuk berwisata ke Provinsi Riau yang jaraknya hanya 30 menit dari Singapura,” ujar alumnus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UGM Angkatan 1975.

Masyarakat Indonesia di Madrid antusias mendukung kemeriahan pesta musim panas yang menampilkan beragam tari adat RIau dan Nusantara serta musik (Foto ISTIMEWA)
Masyarakat Indonesia di Madrid antusias mendukung kemeriahan pesta musim panas yang menampilkan beragam tari adat RIau dan Nusantara serta musik (Foto ISTIMEWA)

Ketua Delegasi DPRD Provinsi Riau, Ade Hartati Rahmat  menyampaikan apresiasi kepada KBRI Madrid yang memilih Provinsi Riau berpartisipasi dalam Bazar Solidario 2017. Hal itu sejalan dengan tema promosi pariwisata Riau, yakni “Riau Menyapa Dunia” yang menargetkan peningkatan kunjungan wisatawan asing sebanyak 4 juta orang pada 2017.

Selain itu, Riau sedang giat membangun infrastruktur bagi pembangunan beberapa destinasi pariwisata, seperti Bono yang ombaknya dapat dinikmati turis berselancar, tour Istana Raja Siak, tradisi bakar tongkang, Festival Pantai Rupat, Gema Muharram.  Karenanya, Provinsi Riau mengundang masyarakat Spanyol berwisata ke Riau.

Suasana Riau juga ditampilkan dengan panggung yang didekorasi gaya rumah Riau dan semua stand berdekorasi Riau, seperti payung, lampion-lampion warna merah kuning hijau yang merupakan warna tradisional Provinsi Riau. Seluruh pendukung acara berbusana tradisional Riau.

Tari tradisional khas Provinsi Riau mewarnai pesta musim panas di Kedubes RI di Madrid, Spanyol (Foto IStimewa)
Tari tradisional khas Provinsi Riau mewarnai pesta musim panas di Kedubes RI di Madrid, Spanyol (Foto IStimewa)

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Riau menyediakan beragam hadiah promosi “Riau Menyapa Dunia”. Bagi pengunjung yang membeli kupon undian lebih dari 10 lembar mendapat hadiah angklung.

Selama Bazar 2017 berlangsung, halaman KBRI Madrid menjadi arena foodstreet Jakarta dengan 45 aneka ragam makanan Riau dan Nusantara seperti Roti Canai, sate ayam, sate kambing, nasi Bali, siomay, bakso, bakwan Malang, mi ayam pangsit dan aneka makanan ringan seperti pastel, pisang molen, tempe mendoan, rempeyek, lumpia, cilok, cireng, lemper, risoles, tempe – tahu goreng, dan aneka minuman seperti es teler, es sekuteng, es buah, dan es cendol yang telah terkenal sebagai ciri khas Indonesian foodstreet dan produk kerajinan seperti batik, dompet, tas, gelang dan pernik-pernik souvenir yang diserbu para pengunjung.

Masyarakat Indonesia di Madrid antusias mendukung kemeriahan pesta tersebut. Mereka menampilkan beragam tari dan musik, seperti Tari Serampang 12, Lancang Kuning,  Zapin, dan Enggang.

Pengunjung pesta menyambut musim panas Kemilau Riau berkesempatan menikmati kuliner khas Riau dan Nusantara (Foto ISTIMEWA)
Pengunjung pesta menyambut musim panas Kemilau Riau berkesempatan menikmati kuliner khas Riau dan Nusantara (Foto ISTIMEWA)

Tim Satgas TNI AL KRI Bima Suci tampil dengan Tari Badinding dan Rampang Gendang. Demikian pula DWP KBRI Madrid yang berbusana Riau menampilkan angklung, menyanyikan lagu-lagu khas Riau dan MAD Gamelan beranggotakan WNI dan WNA, tarian anak-anak Jaranan Teji, Kelompok Gamelan Keluarga Cinta Indonesia (KCI) berbusana Riau, peragaan busana dan band oleh PPI Madrid, serta Pencak Silat KBRI Madrid dan Tetada Kalimasada oleh anggota masyarakat Indonesia lainnya.

Bazar mendapat kunjungan lebih dari 2300 orang, antara lain dari kalangan pejabat pemerintah Spanyol, korps Diplomatik, travel agent, perusahaan Spanyol yang mempunyai kegiatan bisnis dengan Indonesia, alumni beasiswa Indonesia, media massa, dan yang terbesar adalah para sahabat Indonesia dari berbagai kampus, federasi olahraga, LSM serta keluarga Indonesia. Masyarakat Indonesia yang hadir tidak hanya yang berdomisili di Madrid, tetapi juga yang tinggal di kota – kota lain sekitar Madrid seperti Segovia, Murcia, Valencia, Alicante, Sevilla, Bilbao, Cadiz dan Barcelona. [rts]