KAGAMA.CO, BULAKSUMUR—Fakultas Farmasi UGM melakukan penjajakan kerja sama dengan Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (BBPPTOOT), Karanganyar untuk pengembangan formula saintifik jamu ke arah fitofarmaka.

Hal tersebut mengemuka saat kunjungan tim peneliti Fakultas Farmasi UGM ke BPPTOOT di Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah pada Kamis (28/06/2016) lalu. Turut serta dalam kunjungan tersebut tim dari Direktorat Pengembangan Usaha dan Inkubasi (PUI) UGM.

Tim UGM yang dipimpin Dekan Fakultas Farmasi, Prof. Agung Endro Nugroho, M.Si., Ph.D., Apt., disambut langsung oleh Kepala BBPPTOOT, Akhmad Saikhu,M.Sc.PH beserta jajarannya.

“Kita prihatin terhadap keberadaan produk herbal atau jamu yang masih mendapat stigma kurang baik dan dikesampingkan di masyarakat. Dengan kerja sama ini diharapkan nantinya jamu akan semakin diterima dimasyarakat,” papar Agung.