MOSKOW, KAGAMA – Masakan Indonesia sangat disukai masyarakat Rusia. Pada saat Festival Indonesia pada Agustus 2016, masakan Indonesia habis dalam waktu beberapa jam saja akibat diserbu oleh pengunjung. Maka, tahun ini Kedutaan Besar Republik Indonesia di Moskow bekerjasama dengan restoran Balkon, sebuah restoran papan atas di kawasan elit Novinskiy Boulevard, menyelenggarakan acara Indonesian Culinary Week (ICW) dari Jumat (3/3/2017) hingga Selasa (7/3/2017). Selama sepekan, para pengunjung restoran dapat menikmati aneka hidangan khas Indonesia, dari urap, nasi goreng, rendang, pesmol, nasi uduk, soto ayam, dan dessert srikaya.

Dalam sambutan pembukaan ICW Jumat (3/3/2017) malam, Duta Besar RI untuk Rusia merangkap Belarus Wahid Supriyadi menyatakan bahwa kegiatan ICW dimaksudkan sebagai test case bagi kemungkinan pembukaan restoran Indonesia di Moskow. Kegiatan tersebut dibuka untuk masyarakat umum dilengkapi pertunjukan tarian tradisional Indonesia yang dibawakan oleh penari asal Jepang dan Rusia.

“Sejak bubarnya Uni Soviet awal tahun 1990-an, masyarakat Rusia semakin terbuka dan gemar mencicipi berbagai kuliner negara lain yang masuk ke Rusia termasuk dari Asia Tenggara. Hal ini tentunya menjadi peluang yang perlu dimanfaatkan bagi pengusaha restoran Indonesia untuk mencoba menawarkan cita rasa kuliner Indonesia kepada masyarakat Rusia,” ujar Dubes Wahid.

Meski mengakui agak terlambat dibanding Vietnam atau Thailand yang telah lebih dahulu membuka restoran di Rusia, Dubes Wahid tetap optimis kuliner Indonesia yang memiliki cita rasa khas akan cepat mendapat tempat di hati masyarakat Rusia.

Pembukaan ICW dihadiri lebih 130 undangan terdiri dari para Duta Besar dan perwakilan diplomatik negara anggota ASEAN dan negara sahabat lain di Moskow, Direktur Asia III Kementerian Luar Negeri Rusia, pejabat Rusia, pengusaha, akademisi, kalangan media massa dan sahabat Indonesia lainnya. Dalam kegiatan ICW ini, KBRI Moskow khusus mendatangkan tiga chef Indonesia yang tergabung dalam wadah “Indonesia Satu Foundation” yang bermarkas di Belanda. Ketiga chef tersebut adalah Roberto Gentur Respati, Agus Hermawan, dan Eduard Roesdi serta dibantu oleh Ms. Reno Lubis.

“Kami sangat senang sekali dapat memperkenalkan masakan otentik Indonesia yang telah diramu sesuai standar internasional kepada masyarakat Rusia,” ujar chef Gentur Respati yang juga merupakan Ambassador of Indonesia Chef Association in the Netherlands.

“Kami berharap sajian masakan Indonesia yang baru pertama kali kami adakan di Moskow, disukai masyarakat Rusia dan ke depannya akan ada restoran Indonesia di Rusia yang dapat lebih mempopulerkan masakan Indonesia di sini,” lanjut chef Gentur.

Di sela-sela penyajian beraneka menu masakan Indonesia, para undangan juga dihibur pertunjukan tari tradisional Indonesia yakni tari Oleg Tamulilingan dari Bali yang dimainkan penari asal Jepang Saori Watanabe, tari Sonteng asal Jawa Barat oleh Ekaterina Makanina asal Rusia, tari Rantak asal Sumatera Barat oleh Elisabeth Nila, dan tari Genjring Krakatau asal Jawa Barat oleh Elisabeth Nila dan Ekaterina Makanina. (Sumber: KBRI Moskow)