Kebun Bunga Nawari, Diharapkan Dongkrak Kunjungan Wisata di Gunungkidul

57
Di Taman Bunga Nawari, pengunjung bisa juga berfoto dengan memakai pakaian jawa dan kimono khas negeri matahari terbit, Jepang. Foto: www.bosndeso.com
Di Taman Bunga Nawari, pengunjung bisa juga berfoto dengan memakai pakaian jawa dan kimono khas negeri matahari terbit, Jepang. Foto: www.bosndeso.com

KAGAMA.CO, GUNUNGKIDUL – Destinasi wisata di Yogyakarta semakin bertambah, disertai dengan hadirnya spot-spot foto di tempat wisata.

Salah satu tempat wisata dengan spot foto  menarik yang kini  menjadi perbincangan di media sosial adalah Taman Bunga Nawari, yang berada di wilayah Padukuhan Grogol, Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Taman bunga yang baru dibuka pertengahan tahun 2018 ini memiliki daya pikat utama ratusan bunga matahari (helianthus annuus).

Suwargito, pengelola Taman Bunga Nawari menuturkan dihadirkannya taman bunga ini untuk mendukung pariwisata Desa Bejiharjo.

Masa mekarnya relatif panjang, mencapai 2 hingga 3 bulan. Foto: Wempi
Masa mekarnya relatif panjang, mencapai dua hingga tiga bulan. Foto: Wempi/KAGAMA

“Selain Gua Pindul, taman bunga ini diharapkan bisa menarik minat wisatawan untuk datang ke sini,” kata Suwargito.

Untuk itu, sejumlah fasilitas juga telah disediakan, di antaranya warung makan dan toilet untuk pengunjung.

“Harapannya selain menikmati kuliner ndeso khas Gunungkidul, pengunjung juga bisa memuasakan diri dengan berfoto-foto di tempat ini,” tambah Suwargito yang juga merupakan salah satu pengurus pariwisata Gua Pindul.

Taman Bunga Nawari memiliki luas lahan setengah hektare.

Seluruh area tersebut ditanami bunga matahari.

Di antara hamparan tanaman tersebut terdapat lorong-lorong seperti koridor untuk spot berfoto.

Bunga matahari cocok tumbuh di lahan Gunungkidul yang cenderung kering dan suhu udara yang panas.

Apalagi, tanaman itu bisa berbunga sepanjang tahun.