Kata Toronata Tambun: Jadi Alumnus Teknik Nuklir dan Teknik Fisika Harus Memiliki Pribadi yang Luwes

338

Baca juga: Teliti Manfaat Teknologi Nuklir bagi Kehidupan, Hantarkan Agus Budhie Wijatna Jadi Guru Besar 

Toro mencontohkan, membangun clean tech membutuhkan dana yang tidak sedikit, sehingga perlu menggunakan strategic partnership model.

Artinya, yakni mencari relasi yang benar-benar strategis untuk diajak bekerja sama.

“Penting juga untuk membangun relasi yang baik dengan pemerintah. Jadi alumnus Teknik Nuklir dan Teknik Fisika itu harus memiliki pribadi yang luwes, sehingga mudah bergaul dengan siapa saja,” ujarnya.

Dia mengimbau para alumnus Teknik Nuklir dan Teknik Fisika untuk menjadi orang yang tangguh dan sabar dalam berjuang, mengingat usaha membangun clean tech penuh dengan tantangan.

“Jadi entrepreneur di bidang clean tech jangan berharap cepat kaya. Menekuni bidang ini harus diawali dengan rasa syukur dan punya passion tinggi di bidang tersebut.”

Baca juga: Erwan Sugiatno Meninggal Dunia, Dekan Kesebelas FKG UGM Ini Tinggalkan 3 Catatan Penting

“Mereka harus benar-benar menyadari adanya panggilan berbisnis,” tutur lulusan Monash University, Australia itu.

Industrialis sudah selayaknya berupaya menciptakan teknologi yang reduce operating cost dan reduce energy.

Demikian juga saat membahas soal suistainable energy, berarti juga bicara soal efisiensi penggunaan energi.

Solusi perubahan iklim merupakan tujuan mulia dari adanya upaya pengembangan energi nuklir. Sebab nuklir dapat memberikan efisiensi cost penggunaan energi yang lebih besar.

Baca juga: Sonjo Gagasan Ekonom UGM Gelar Pameran Virtual untuk Kembangkan Pemasaran APD DIY