Kata Pemkab Soal Perundungan Siswi SMP di Purworejo

226
Orang tua, sekolah, masyarakat, dan pemerintah mesti bersinergi untuk mengantisipasi hal yang kurang baik. Foto: Istimewa
Orang tua, sekolah, masyarakat, dan pemerintah mesti bersinergi untuk mengantisipasi hal yang kurang baik. Foto: Istimewa

KAGAMA.CO, PURWOREJO – Kasus perundungan yang melibatkan siswa sekolah kembali viral di jagat media sosial Twitter.

Tiga siswa SMP Muhammadiyah Butuh, Purworejo Jawa Tengah tertangkap kamera melakukan perundungan atau populer disebut bullying kepada salah satu rekannya.

Diketahui korban perundungan merupakan siswi penyandang disabilitas.

Hal ini kemudian memicu kehebohan dan komentar dari warganet.

Salah satu yang berkomentar adalah Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Seda Purworejo, Said Romadhon. Foto: Taufiq
Seda Purworejo, Said Romadhon. Foto: Taufiq

Baca juga: Benarkah RUU Omnibus Law Benar-benar Diperlukan untuk Mereformasi Birokrasi?

Tak hanya  berkomentar, alumnus Fakultas Hukum ini langsung turun tangan.

Ganjar meminta jajarannya untuk mengungkap siapa pelaku video tersebut.

Dia sendiri sempat tak menyangka kala mengetahui adanya kasus perundungan tersebut.

“Saya sudah telepon Kepala Sekolahnya. Sudah ditangani sekolah, Saya sedang minta detilnya,” Kata Ganjar pada Rabu (12/2/2020).

“Besok, saya minta pengawas sekolah dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo turun untuk klarifikasi, sekaligus mengambil tindakan. Karena mereka masih anak-anak, saya minta diberikan konseling bersama ortunya,” imbuh Ketua Umum PP KAGAMA ini.

Baca juga: Dosen UGM Kembangkan Teknologi Pendukung Usaha Tani