KAGAMA.CO, GUNUNGKIDUL – Keluarga  Alumni Universitas Gadjah Mada Fakultas Teknologi Pertanian (KAGAMA – TP) bersama komunitas UGM Guyub Rukun (UGR) memberikan bantuan ke beberapa sekolah di Gunungkidul. Bantuan yang diberikan berupa peralatan praktik siswa dan makanan bagi sekolah terdampak siklon Cempaka di Gunungkidul, Minggu (14/1/2018) di dua sekolah, yakni SMK N 1 Tanjungsari dan SMPN 3 Saptosari Gunungkidul.

Ketua KAGAMA – TP, Dr. Saiful Rochdiyanto, mengatakan bantuan yang diberikan merupakan bentuk empati dari Alumni Fakultas Teknologi Pertanian UGM kepada masyarakat yang terdampak bencana siklon Cempaka pada bulan November lalu. Lebih lanjut Saiful menjelaskan bahwa dana yang terkumpul secara spontanitas dari alumni dan komunitas UGR  difokuskan untuk membantu sekolah terdampak serta membutuhkan berbagai peralatan praktik siswa dan buku pelajaran yang rusak akibat terendam air.

Dalam acara penerimaan bantuan tersebut, Kepala Sekolah SMKN 1 Tanjungsari, Sudiarto, menyampaikan ucapan terima kasih atas kepedulian KAGAMA – TP.

“Bantuan ini akan kami rawat dan gunakan untuk menunjang proses belajar mengajar di sekolah,”  ungkap Sudiarto.

Setelah selesai acara penyerahan bantuan di SMKN 1 Tanjungsari, rombongan yang terdiri dari pengurus KAGAMA – TP, mahasiswa, dan perwakilan UGR melanjutkan perjalanan untuk menyerahkan bantuan ke SMPN 3 Saptosari.

Kepala sekolah dan jajaran guru menyambut rombongan di SMPN 3 Saptosari. Rombongan diajak keliling melihat dampak banjir yang mengakibatkan rusaknya berbagai peralatan perkantoran, buku-buku perpustakaan dan alat praktik siswa.

Senada dengan Sudiarto, Kepala Sekolah SMPN 3 Saptosari, Mulyono, mengatakan bahwa bantuan dari KAGAMA –TP dan komunitas UGR ini akan menambah semangat bagi guru dan siswa dalam pelaksanaan proses belajar mengajar nanti.

“Beberapa kebutuhan penunjang belajar mengajar telah disediakan melalui bantuan ini, tentunya kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan,” ucap Mulyono.

Perwakilan UGR, Drs. Heru Marwata, M.Hum, yang turut memberikan bantuan ke SMPN 3 Saptosari menjelaskan bahwa bantuan yang tidak seberapa nilainya ini adalah bentuk kepedulian yang spontanitas tergalang dari beberapa dosen di UGM terhadap masyarakat terdampak musibah.

“Kami memberikan bantuan kepada sekolah agar suasana batin dapat pulih kembali. Semoga di masa depan akan terjalin kerja sama dengan UGM secara baik,” ujar Heru.

Sumber :

Bagian Humas dan Protokol UGM