KAGAMA Pemalang Salurkan Bantuan APD kepada Satgas Covid-19 Kabupaten Pemalang

66
Bekerja sama dengan komunitas Mahasiswa Pemalang di UGM (Ikhlasgama), KAGAMA Pemalang mengupayakan bantuan untuk meringankan beban masyarakat akibat pandemi Covid-19. Foto: Ist
Bekerja sama dengan komunitas Mahasiswa Pemalang di UGM (Ikhlasgama), KAGAMA Pemalang mengupayakan bantuan untuk meringankan beban masyarakat akibat pandemi Covid-19. Foto: Ist

KAGAMA.CO, PEMALANG – Bekerja sama dengan komunitas Mahasiswa Pemalang di UGM (Ikhlasgama), KAGAMA Pemalang mengupayakan bantuan untuk meringankan beban masyarakat akibat pandemi Covid-19.

Keduanya menyerahkan bantuan ke Satgas Covid-19 Kabupaten Pemalang, pada Selasa (7/4), di Pendopo kabupaten Pemalang.

Sumbangan diserahkan oleh ketua KAGAMA Pemalang Moch. Arief Setiawan kepada Tetuko Rahardjo.

Tetuko bertugas sebagai juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Pemalang sekaligus mewakili Bupati Pemalang.

Bantuan ini diterima baik oleh Kabupaten Pemalang. Melalui Satgas Covid-19, pihaknya akan menyalurkan bantuan tersebut ke masyarakat.

Bekerja sama dengan komunitas Mahasiswa Pemalang di UGM (Ikhlasgama), KAGAMA Pemalang mengupayakan bantuan untuk meringankan beban masyarakat akibat pandemi Covid-19. Foto: Ist
Bekerja sama dengan komunitas Mahasiswa Pemalang di UGM (Ikhlasgama), KAGAMA Pemalang mengupayakan bantuan untuk meringankan beban masyarakat akibat pandemi Covid-19. Foto: Ist

Baca juga: Ada Ledakan Informasi dan Audiens yang Terpecah dalam Situasi Pandemi Covid-19

Sumbangan yang dihimpun dari anggota KAGAMA Pemalang berupa baju hazmat sebanyak 25 biji, refill hand sanitizer sebanyak 10 liter, dan tempat cuci tangan ukuran besar sebanyak 5 unit.

“Ini merupakan awal sumbangan karena akan ada beberapa kegiatan lain yang menyusul untuk membantu pemerintahan kabupaten Pemalang untuk mengatasi wabah Covid-19,” ujarnya kepada Kagama.

Selain mengusahakan baju hamzad, ke depan KAGAMA Pemalang juga akan membagikan hand sanitizer kepada masyarakat Pemalang, serta penyemprotan disinfektan ke fasilitas umum bila diperlukan.

Menurut sosok yang akrab disapa Wawan itu, Hand sanitizer dibagikan kepada kelompok masyarakat tertentu, utamanya para pedagang keliling, ojek online, tukang becak.

Harapannya gerakan ini menggugah elemen masyarakat lain untuk saling berbagi dan gotong royong dalam penanganan wabah Covid-19 maupun dampak yang perlu ditangani.

Baca juga: Defisit Kredibilitas dan Kepercayaan, Begini Problem Komunikasi Publik Terkait Covid-19