KAGAMA Gelanggang Lahirkan Aksi Gelanggang Bergerak untuk Amankan UGM dari Corona

57
Aliansi UKM di UGM melakukan aksi Gelanggang Bergerak untuk menghadapi wabah Corona. Foto: Tsalis
Aliansi UKM di UGM melakukan aksi Gelanggang Bergerak untuk menghadapi wabah Corona. Foto: Tsalis

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Aktivitas di kampus UGM terlihat sunyi sejak 16 Maret 2019.

Sebab, sejak tanggal itu, Rektor UGM, Prof. Panut  Mulyono telah menginstruksikan seluruh mahasiswa, dosen, dan karyawan untuk bersiap-siaga mencegah penyebaran virus Corona.

Para aktivis Gelanggang UGM pun tak tinggal diam melihat merebaknya wabah ini.

Mereka kemudian melakukan aksi di bawah bendera Gelanggang Bergerak yang berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 UGM.

Koordinator Gelanggang Bergerak, Ajun Evi Nugraha, mengatakan Gelanggang Bergerak melibatkan banyak pihak. Tidak hanya Gelanggang Emergency Response.

Baca juga: Sikap Terpuji Presiden Joko Widodo dalam Duka Kepergian Sang Ibunda

“Teman-teman dari seluruh UKM di Gelanggang dan KAGAMA Gelanggang,” kata Ajun, saat dijumpai Kagama beberapa waktu lalu.

“Ada juga dukungan dari pihak PK4L (Pusat Keamanan Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan) dan Damkar (Pemadam Kebakaran) UGM,” jelasnya.

Ajun menambahkan, inisiasi gerakan ini lahir dari KAGAMA Gelanggang yang menaruh perhatian terhadap pencegahan virus Corona.

Kampus memang telah menutup aktivitas kampus, termasuk di Gelanggang.

Namun, masih menurut Ajun, beberapa orang masih terlihat lalu lalang di area Gelanggang

Baca juga: Kenangan Rektor UGM Panut Mulyono kepada Almarhum Prof. Iwan Dwiprahasto