Jogja Aman dan Nyaman bagi Warga Papua

70
Ramah-tamah Gugus Tugas Papua (GTP) UGM dengan warga Papua di Jogja. Foto: GTP UGM
Ramah-tamah Gugus Tugas Papua (GTP) UGM dengan warga Papua di Jogja. Foto: GTP UGM

KAGAMA.CO, SLEMAN – Gugus Tugas Papua (GTP) UGM menggelar ramah tamah pada Minggu (8/9/2019), di kediaman Ketua GTP UGM daerah Condongsari, Sleman.

Pertemuan tersebut dihadiri antara lain oleh para siswa, mahasiswa, dan warga Papua di Yogyakarta.

Mereka bertemu dalam suasana sangat santai dan hangat dengan Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Putri Presiden Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid, yang sekarang aktif di Wahid Institute.

Ketua GTP UGM Bambang Purwoko mengatakan, pertemuan ini dimaksudkan untuk memberikan motivasi kepada pelajar dan mahasiswa Papua yang berada di Yogyakarta.

Yenny Wahid bercerita tentang pengalaman hidupnya. Foto: GTP UGM
Yenny Wahid bercerita tentang pengalaman hidupnya. Foto: GTP UGM

Baca juga: Orang-orang Muda ini ke Jogja Cari Ilmu untuk Bangun Papua

Pertemuan tersebut juga untuk membuktikan bahwa Yogyakarta sebagai kota pelajar tetap aman dan nyaman untuk semua orang, termasuk untuk orang Papua.

Bambang berharap, kondisi ini harus dijaga oleh semua pihak agar tidak mudah terprovokasi oleh berbagai berita miring atau hasutan-hasutan yang sengaja disebar oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Pertemuan ini dihadiri sekitar 70 orang terdiri dari siswa asal Kabupaten Puncak, mahasiswa Kabupaten Mappi, dan persekutuan anggota muda Gereja Eklesia Ilaga (Puncak Papua) yang dipimpin oleh Ibu Pendeta Lea Rumayauw.

Bambang juga menjelaskan para siswa dan mahasiswa Papua yang didampingi oleh GTP UGM ini adalah putra-putri terbaik yang diseleksi secara khusus dari Papua.

Baca juga: Asmat, Panggung Budaya Indonesia di Papua