Jebolan Magister Manajemen UGM Ini Bilang, Tidak Ada Perusahaan yang Selalu Siap Respons Pandemi

149
Alumnus Magister Manajemen UGM, Artantya Krispradipta, berbagi pengalaman mengenai tugasnya sebagai Team Member Management System United Tractor. Foto: Ist
Alumnus Magister Manajemen UGM, Artantya Krispradipta, berbagi pengalaman mengenai tugasnya sebagai Team Member Management System United Tractor. Foto: Ist

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Artantya Krispradipta tidak harus melewati lima tahap interview sebelum bisa diterima di perusahaan milik grup Astra, United Tractor.

Sekali interview dengan departemen Human Resources, dua kali dengan user, dan dua kali pula dengan direksi.

Namun, Artantya ingat, hal yang membuat dirinya diterima adalah latar belakang pendidikannya.

Pemuda asal Yogyakarta ini memang lulusan Magister Manajemen (MM) UGM (2018-2019).

Namun, dia juga adalah jebolan Sastra Inggris Universitas Sanata Dharma (2018-2013).

Baca juga: Kata Dirut Kimia Farma tentang Peluang dan Tantangan Apoteker di Masa Depan

“Saya ditanya direktur HC (human capital) ‘Kenapa harus Anda yang diterima’,” kata Artantya, dalam webinar Bincang Bareng Alumni yang digelar Strategic Club MM FEB UGM, Kamis (24/9/2020).

“Salah satu hal yang saya jual adalah saya anak sastra. Memangnya kenapa anak sastra? Apa keunggulannya?”

“Anak sastra itu suka baca dan harus suka baca. Kalau tidak, maka akan sulit buat lulus,” jelasnya.

Kebiasaan membaca sedari kuliah S1 ternyata membuat Artantya tak kaget dengan atmosfer belajar di MM UGM, khususnya konsentrasi Strategic Management (SM).

Artantya mengatakan, rata-rata dia bisa membaca sekitar 7 jurnal dalam seminggu. Bahkan kalau dosennya luar biasa, jumlahnya bisa lebih. Satu jurnal bisa sampai 15 halaman.

Baca juga: Bupati Willem Wandik Yakin Masyarakat Puncak Makin Sejahtera Berkat Jembatan Sinak