Janji Agung kepada Ibu Terwujud, Jadi Lulusan Tercepat Program Diploma UGM

255
Awal semester 5, Agung sempat berjanji kepada Ibunya bahwa ia akan lulus secepat mungkin. Foto: Agung
Awal semester 5, Agung sempat berjanji kepada Ibunya bahwa ia akan lulus secepat mungkin. Foto: Agung

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Sebanyak 213 lulusan Program Diploma Sekolah Vokasi UGM diwisuda pada Rabu (22/5/2019), di Grha Sabha Pramana UGM.

Jumlah ini termasuk wisudawan dari Program D4.

Agung Kurniawan, A.Md. terpilih sebagai wisudawan tercepat Program Diploma dengan IPK 3.58 dan berpredikat cumlaude.

Ia berhasil menyelesaikan studi selama 2 tahun 7 bulan 19 hari.

Alumnus Diploma III Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografi (PJSIG), Sekolah Vokasi ini awalnya tidak menyangka menjadi wisudawan tercepat.

“Walaupun memang dari awal perkuliahan sudah menargetkan untuk menjadi lulusan tercepat karena sudah janji pada Ibu,” terangnya kepada KAGAMA, belum lama ini.

Awal semester 5, Agung sempat berjanji kepada Ibunya bahwa ia akan lulus secepat mungkin, dan diamini oleh Sang Ibu.

Saya ingin mengolaborasikan antara penginderaan jauh, SIG dan batas maritim guna mendukung Indonesia sebagai poros maritim dunia. Foto: Agung
Saya ingin mengolaborasikan antara penginderaan jauh, SIG dan batas maritim guna mendukung Indonesia sebagai poros maritim dunia. Foto: Agung

“Hari ini doa beliau di tahun lalu menjadi kenyataan,” ungkap Agung.

Konsekuensi untuk lulus cepat sudah diperkirakan matang-matang oleh Agung.

Berbagai kegiatan dan tugas kuliah ia kerjakan secepat mungkin.

Ketika teman-teman lainnya masih asyik bepergian dan bersantai ria, Agung lebih memilih untuk menyelesaikan kewajibannya.

“Jika teman–teman yang lain masih bisa jalan–jalan, saya lebih memilih untuk segera menyelesaikan tugas akhir atau tugas apapun yang bisa segera diselesaikan,” tambahnya.

Selama menempuh studi D3, Agung juga aktif dalam beberapa proyek penelitian, kegiatan fakultas dan keorganisasian di kampus.

“Organisasi bagi saya seperti keluarga kedua dan UKM Gama Cendekia menjadi pilihan akhir saya. Di sana saya merasakan kenyamanan dalam belajar dan berorganisasi,” terangnya.