Jalan Panjang Gelar Pahlawan Nasional Prof. Sardjito

129
Selain menjadi perintis berdirinya UGM, Sardjito juga ikut merintis berdirinya Universitas Airlangga, Universitas Andalas, Universitas Brawijaya, dan Universitas Jenderal Soedirman. Alhamarhum juga aktif memimpin pergerakan, organisasi, dan beberapa perguruan tinggi di Indonesia. Foto: Rektor UGM Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng. Dok. Humas UGM
Selain menjadi perintis berdirinya UGM, Sardjito juga ikut merintis berdirinya Universitas Airlangga, Universitas Andalas, Universitas Brawijaya, dan Universitas Jenderal Soedirman. Alhamarhum juga aktif memimpin pergerakan, organisasi, dan beberapa perguruan tinggi di Indonesia. Foto: Rektor UGM Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng. Dok. Humas UGM

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – UGM telah memperjuangkan Prof. Dr. M. Sardjito, MPH sebagai Pahlawan Nasional sejak 9 tahun lalu.

Kini rektor pertama UGM itu dianugerahi gelar Pahlawan Nasional, pada Jumat (8/11) di Jakarta.

Salah satu tim pengusul, Prof. Dr. dr. Sutaryo, Sp.A (K), mengatakan bahwa pada tahun 2011 dan 2012 sudah ada pengusulan tersebut.

Menurutnya, Sardjito merupakan sosok ilmuwan pejuang sekaligus pejuang ilmuwan.

Waktu itu Sardjito fokus dan aktif di bidang pendidikan seperti di Budi Utomo.

Penerimaan anugerah oleh Presiden kepada ahli waris. Foto: Istimewa
Penerimaan anugerah oleh Presiden kepada ahli waris. Foto: Istimewa

Baca juga: Kisah Kerbau Vaksin Dokter Sardjito Menembus Perang Revolusi Kemerdekaan

Sardjito juga sebagai peletak Pancasila dan menjadikannya dasar perguruan tinggi di Indonesia.

Dia juga dikenal sebagai pendiri PMI dan banyak meneliti obat-obatan bagi rakyat maupun pejuang kemerdekaan.

Ya sarjana komplet. Aktif di sosial, budaya, perdamaian dan seni rupa juga,” ungkap Sutaryo.

Rektor UGM, Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng., menyampaikan hal serupa.

Dirinya mengaku bangga dengan gelar Pahlawan Nasional yang ada pada almarhum Prof. Sardjito.

Baca juga: Wayang Melakonkan Identitas Diri Penggemarnya