Iqbal Aji Daryono: Pak Jokowi Benar Anak UGM

49
Cerita pendakian adalah cerita biasa saja, namun menjadi luar biasa karena ada sosok Pak Jokowi.(Foto: Taufiq)
Cerita pendakian adalah cerita biasa saja, namun menjadi luar biasa karena ada sosok Pak Jokowi.(Foto: Taufiq)

KAGAMA,CO, BULAKSUMUR – Siapa sangka, jika orang nomor satu di negeri ini, Presiden Joko Widodo, pernah menjadi anggota pencinta alam.

Dulu, 30 tahun lalu, mahasiswa Fakultas Kehutanan UGM ini tergabung dalam komunitas pecinta alam Silvagama Kehutanan UGM.

Kecintaan Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi akan alam membawanya pada ekspedisi pendakian Gunung Kerinci pada 1983 silam. Kisah bersama 13 rekannya  saat pendakian tersebut dalam buku Kerinci 1983: Jokowi Traveling Story.

“Cerita pendakian adalah cerita biasa saja, namun menjadi luar biasa karena ada sosok Pak Jokowi,” terang Edi Suprapto, ketua acara Launching buku Kerinci 1983: Jokowi Traveling Story pada Kamis (11/4/2019).

Berlokasi di Kopi Gajah, Suprapto kemudian menambahkan jika kehadiran buku yang berisi cerita-cerita dari sang pelaku pendakian tersebut turut mematahkan kabar bohong jika Joko Widodo bukanlah Alumni UGM.

“Buku yang berisi tulisan teman-teman pak Jokowi tanpa disadari menjawab berita bohong terkait temannya saat masih menjadi mahasiswa,” ungkap Suprapto.

Pada peluncuran buku tersebut turut hadir tim penulis buku Iqbal Aji Daryono.

Ia mengaku buku setebal 114 halaman ini sebetulnya ditulis, selain karena ada sosok orang nomor satu di negeri ini, juga dalam rangka ulang tahun Mapala Silvagama ke 41.

Iqbal mengaku, adanya rentang selisih usia yang panjang dan zaman yang beda membuatnya agak kesulitan dalam penyelesaian buku ini.

Baginya, tantangan penulisan buku ini yaitu ketika membayangkan peristiwa yang terjadi pada saat peristiwa berlangsung.

“Kami terbantu karena ada dokumen dari Pak Joko Santoso,” ungkapnya. Selain itu, penulisan juga cukup terbantu karena pelaku pendakian Kerinci masih bisa ia temui dan bisa diajak berbincang terkait ekspedisi tersebut.

Ia mengaku sempat terpengaruh dengan isu bahwa Jokowi bukan lulusan Fakultas Kehutanan UGM.

Rasa penasaran tersebut membawanya untuk mencoba menelusurinya secara langsung.

Bertemu dengan pelaku sejarah rekan Jokowi dan mendengar kisah ekspedisi Kerinci ini membuatnya percaya kembali bahwa Jokowi benar-benar lulusan UGM.

“Melalui proses pembuatan buku ini jadi tahu kalau pak Jokowi benar anak UGM, dari formulir pendaftaran anggota Silvagama yang masih ada arsipnya,” pungkasnya. (Rosa)