Inovasi Walikota Genius Jebolan UGM untuk Percepat Pembangunan Desa

37
Kota Pariaman menjadi daerah pertama yang mengeluarkan program PDB (Program Desa Berdikari) untuk desa-desanya sendiri. Foto: Ist
Kota Pariaman menjadi daerah pertama yang mengeluarkan program PDB (Program Desa Berdikari) untuk desa-desanya sendiri. Foto: Ist

KAGAMA.CO, PARIAMAN – Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat membentuk Pendamping Desa Berdikari (PDB) berdasarkan APBD Kota Pariaman.

Hal ini dilakukan dalam rangka membangun dan mengembangkan potensi desa.

Program ini merupakan inovasi dari Walikota Pariaman, Genius Umar, yang juga menjadi bagian dari visinya. Yakni pembangunan Kota Pariaman dari desa.

Kota Pariaman menjadi daerah pertama yang mengeluarkan program PDB untuk desa-desanya sendiri.

Dibentuknya PDB ini juga untuk melengkapi desa-desa yang belum mendapatkan pendamping dari Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi.

Baca juga: Tiga Alumnus Fakultas Teknik UGM Isi Kursi Jajaran Direksi PT Pembangkitan Jawa Bali

“Sebelumnya, Kemendesa sudah mengirimkan para pendamping pembangunan desa. Tetapi, jumlahnya belum cukup memenuhi kebutuhan, karena satu pendamping harus memegang tiga desa.”

“Supaya pendampingan lebih maksimal dan cepat pembangunannya, kami bentuk PDB ini, sehingga satu pendamping hanya memegang satu desa saja,” jelasnya pada Kamis (9/7/2020).

Genius mengatakan, PDB akan banyak membantu pemerintah desa dalam membangun desa.

Mereka berperan sebagai mitra bagi pemerintah desa, terutama dalam mengelola pemerintahan, pembinaan masyarakat dan lembaga desa, dan pemberdayaan masyarakat.

Terobosan ini kemudian diterima dan diapresiasi oleh Menteri Kemendes.

Baca juga: Menteri Muhadjir Dorong Inovasi Produk Kesehatan Dalam Negeri untuk Percepatan Penanganan Covid-19