Inisiatif SONJO Bantu Masyarakat yang Rentan dan Berisiko Terkena Dampak Covid-19

428
(Foto: Rimawan Pradiptyo) Gerakan kemanusiaan ini berfokus pada pemberian bantuan kepada masyarakat yang rentan dan berisiko terkena dampak penyebaran Covid-19. Foto: Ist
(Foto: Rimawan Pradiptyo) Gerakan kemanusiaan ini berfokus pada pemberian bantuan kepada masyarakat yang rentan dan berisiko terkena dampak penyebaran Covid-19. Foto: Ist

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Pandemi Covid-19 menimbulkan banyak dampak bagi aktivitas kita.

Untuk itu, dibutuhkan kesadaran kolektif dari masyarakat untuk saling menjaga dan melindungi.

Dosen Ilmu Ekonomi UGM, Rimawan Pradiptyo, S.E., M.Sc., Ph.D., kemudian berinisiatif membangun gerakan kemanusiaan bernama SONJO.

Gerakan kemanusiaan ini berfokus pada pemberian bantuan kepada masyarakat yang rentan dan berisiko terkena dampak penyebaran Covid-19.

“Kata SONJO dalam bahasa Jawa berarti silaturahmi. SONJO adalah media untuk mempertemukan demand dan supply bantuan kemanusiaan terhadap kelompok rentan dan berisiko,” ujar Rimawan saat dihubungi Kagama.

Baca juga: Mengelola Stres dan Rasa Khawatir dalam Situasi Pandemi Covid-19

Dalam hal ini, SONJO berusaha mempertemukan para pedagang dan konsumen selama WFH.

Masyarakat bisa memberikan informasi secara daring mengenai usaha yang bergerak pada produksi makanan mentah maupun jadi.

Bagi yang memiliki usaha bisa mengisi data terkait usahanya melalui s.id/jualpangan.

Sementara yang ingin membeli makanan bisa cek daftarnya di s.id/belipangan.

Ketua Departemen Ilmu Ekonomi FEB UGM ini menjelaskan, gerakan SONJO didasarkan pada tiga prinsip yakni empati, solidaritas, dan gotong royong.

Baca juga: Direktur BRI Multifinance Alumnus Fisipol UGM Tutup Usia