Ini 7 Strategi Irawan Eko Pertahankan Bisnis Peternakan di Masa Pandemi

43
Alumnus Fakultas Peternakan UGM ini berujar, bisnis di bidang peternakan terbukti sangat eksis di masa pandemi Covid-19. Foto: Ist
Alumnus Fakultas Peternakan UGM ini berujar, bisnis di bidang peternakan terbukti sangat eksis di masa pandemi Covid-19. Foto: Ist

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Bisnis di bidang peternakan terbukti sangat eksis di masa pandemi Covid-19.

Mengutip data dari BPS tahun 2020, pemilik Mitra Amanah Farm, Irawan Eko Sulistyono mengungkapkan, enam dari sepuluh perusahaan masih bertahan di masa pandemi.

“Kalau dilihat dari persentasenya, 60 persen perusahaan masih beroperasi seperti biasa, salah satu di antaranya usaha di bidang pertanian dan peternakan.”

“Sedangkan 40 persen sisanya, beroperasi dengan cara-cara baru,” ujarnya.

Kisahnya ini dia sampaikan dalam acara seminar online OPERA 13, bertajuk Kiat Mempertahankan Eksistensi Bisnis pada Usaha Peternakan, yang digelar oleh Fakultas Peternakan UGM dan Pusat Kajian Pengembangan Peternakan (PPKP) beberapa waktu lalu.

Baca juga: Pemerintah Dorong Pengembangan Kawasan Industri Kendal sebagai Super Koridor Jawa Utara

Eko merintis bisnisnya sejak tahun 2006. Bisnis yang bergerak di bidang peternakan kambing dan sapi potong itu selalu bertahan di tengah naik dan turunnya harga pasar.

Beruntungnya bisnis peternakan jenis ini, kata Eko, memang cenderung naik terus, sehingga saat masa krisis tiba bisnis peternakan kambing dan sapi potong itu bertahan cukup baik.

Sebelum dan saat pandemi tiba, layanan untuk aqiqah tetap berjalan dan ramai konsumen seperti biasanya.

Bertahannya bisnis tidak juga terlepas dari strategi yang digalakkan Eko, yaitu dengan melakukan diversifikasi atau konversi ke usaha lain, agar bisnisnya memiliki back up modal.

Berbagai bisnis sampingan yang dia lakukan seperti sewa kos-kosan, hingga laundry dan cuci mobil.

Baca juga: Produk Merchandise Kafegama DIY Diluncurkan, Hasil Penjualan untuk Kegiatan Sosial