Ingin Bantu Masyarakat Luas, Ketua KAGAMA Jabar Lulusan Kedokteran Ini Pilih Jadi Birokrat

107
Ketua KAGAMA Jawa Barat ini memilih jalan birokrat untuk membantu masyarakat luas lewat dukungan kebijakan. Foto: Dinkes Bogor
Ketua KAGAMA Jawa Barat ini memilih jalan birokrat untuk membantu masyarakat luas lewat dukungan kebijakan. Foto: Dinkes Bogor

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Setiap kali menemui persoalan sosial di masyarakat, dr. Dodo Suhendar, M.M selalu tergerak untuk meringankan beban mereka.

Ketika masih duduk di bangku SMA, Dodo aktif di beberapa kegiatan sosial, misalnya terlibat sebagai panitia kurban untuk Hari Raya Idul Adha.

Panggilan hatinya untuk menolong orang lain, membuatnya tertarik menekuni bidang sosial dan kesehatan.

Menurut Dodo, menempuh studi di jurusan Pendidikan Dokter, FK-KMK menjadi jalan tepat, agar dia bisa membantu masyarakat yang tidak mampu untuk berobat.

Alumnus Fakultas Kedokteran (sekarang FK-KMK) UGM angkatan 1983 ini, semasa mahasiswa tidak hanya fokus mengejar prestasi akademik.

Baca juga: Perjuangan Ketua Umum KABIDGAMA Menjadi Bidan Berprestasi Global

Di luar kuliah, dia mendalami ilmu jurnalistik dengan bergabung di organisasi pers mahasiswa, BPPM Medisina UGM sebagai reporter.

“Di luar itu saya juga senang mendiskusikan berbagai isu, sehingga saya juga aktif di Senat Mahasiswa FK-KMK. Kadang ikut berdiskusi lintas organisasi juga, karena beberapa teman ada yang aktif di HMI, GMNI, dan sebagainya,” ungkapnya kepada Kagama.

Pengalaman berorganisasi sosial Dodo semakin berkesan, manakala dirinya dipercaya untuk menjadi ketua panitia kurban di kampusnya.

Teringat ketika itu, dirinya ikut membantu pemotongan hewan kurban sampai ikut membagikan daging kurban kepada warga di beberapa kabupaten di DIY.

“Lucunya, waktu itu daging kurban kami distribusikan dengan mengendarai mobil ambulan. Jadi tidak macet dan segera sampai pada tujuan.

Baca juga: Pengalaman Mumtihana Muchlis yang Mendapat Hibah Internasional di Bidang Kebidanan