Indonesia Aman dari Wabah Corona

55
Pemerintah terus mengantisipasi agar virus Corona tak sampai menjalar ke Indonesia. Foto: Alinea
Pemerintah terus mengantisipasi agar virus Corona tak sampai menjalar ke Indonesia. Foto: Alinea

KAGAMA.CO, JAKARTA – Jagat pemberitaan dalam sepekan ini dihebohkan dengan wabah Corona, yang bermula dari sebuah kasus Pneumonia di Wuhan, Tiongkok.

Hingga saat ini, setidaknya ada 16 negara yang menyatakan warganya terinfeksi virus Corona.

Negara-negara tersebut adalah Thailand, Jepang, Amerika Serikat, Korea Selatan, Vietnam, Singapura, Malaysia, dan Australia.

Di Indonesia, beberapa rumah sakit diketahui menangani kasus terduga terjangkit virus Corona, yang beberapa di antaranya masih dinyatakan negatif.

Namun demikian, melansir laman resmi Kemenko PMK pada Selasa (28/1/2020), Menko PMK, Muhadjir Effendy mengungkapkan bahwa Indonesia masih aman dari penyebaran virus corona jenis baru atau dikenal sebagai Novel Coronavirus (2019-Ncov).

Baca juga: Dongkrak Akselerasi Pembangunan, Pemkab Kutim Bakal Penuhi Dokter Spesialis dari UGM

“Kita terus mengantisipasi agar virus tersebut tak sampai menjalar ke Indonesia,” ucap Muhadjir kala memimpin Rapat Koordinasi Tingkat Menteri soal Kesiapsiagaan dan Antisipasi Masuknya Novel Coronavirus.

Pemerintah pun melakukan banyak langkah preventif. Salah satunya dilakukan oleh Kementerian Perhubungan yang memberlakukan larangan penerbangan ke Wuhan, Tiongkok.

Melalui kerja sama dengan Kementerian Kesehatan, sebanyak 195 thermal scanner telah diaktifkan di 135 pintu masuk kedatangan internasional, baik di bandara maupun pelabuhan guna mendeteksi potensi masuknya virus Corona tersebut.

Alumnus Magister Administrasi Publik UGM ini menegaskan bahwa pemerintah kini tengah berupaya semaksimal mungkin untuk mengamankan warga negara Indonesia (WNI) baik di Indonesia, maupun yang tengah berada di lokasi sumber penyakit tersebut, yaitu Wuhan, Tiongkok.

“Mohon berpikir jernih dan tidak panik, Saya kira apa yang telah dilakukan Kementerian/lembaga terkait benar-benar siap, bahkan ditangani walaupun kasusnya belum muncul,” tambahnya.

Baca juga: Ketua KAGAMA Kaltim Ini Rela Lepas Status PNS Dokter Gara-gara Baca Buku