“Himne yang berperan sebagai roh pengisi semangat dan perjuangan bagi para mahasiswa agar tidak pernah padam dan lelah dalam membela kebenaran, menegakkan persatuan dan kesatuan, mewujudkan cita-cita luhur bagi bangsa ini,” tutur Pak Sut kepada Bulaksumur.

Proses penciptaannya sendiri tanpa hambatan. Soal aransemen ia bekerja sama dengan Kusbini. Awalnya ia sempat ditawari bekerja sama dengan komposer Rusia. Namun, Pak Sut merasa lebih suka bekerja dengan kawan sebangsa.

Hymne gadjah mada.(Foto: Dok. UGM)
Hymne gadjah mada.(Foto: Dok. UGM)

Meski sudah dinyanyikan sejak 1952, himne ini baru resmi menjadi statuta UGM pada tahun 1992. Dua tahun kemudian di acara Dies Natalis UGM, ia bersama Kusbini mendapat penghargaan atas jasanya tersebut.

Penggubah Lagu Anak-anak

Karier Pak Sut dalam dunia musik dimulai dengan menjadi pendidik di bidang musik. Ia memang sosok yang mencintai anak-anak. Ia pernah menangani siaran Taman Kanak Kanak dan Sekolah Dasar. Pak Sut juga merupakan juara Lomba Cipta Lagu Anak di era Ali Sadikin. Judul lagu yang jadi juara adalah “Kunang-kunang”.