Dorong Pengembangan SDM, Presiden Jokowi Getol Rehabilitasi Sekolah

53
Kalau sarana dan prasarana tidak mendukung, pengembangan sumber daya manusia tidak akan tercapai. Foto: ANTARA
Kalau sarana dan prasarana tidak mendukung, pengembangan sumber daya manusia tidak akan tercapai. Foto: ANTARA

KAGAMA.CO, RIAU – Pengembangan sumber daya manusia (SDM) merupakan salah satu dari lima fokus kerja pemerintahan Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo periode 2019-2024.

Guna mendukung program tersebut, pemerintah antara lain melakukan renovasi bangunan-bangunan sekolah agar para siswa dapat menuntut ilmu dengan baik.

“Lima tahun mendatang, kita ingin pengembangan sumber daya manusia,” ucap Presiden Joko Widodo dilansir Kagama dari Biro Setpres.

“Kalau sarana dan prasarana tidak mendukung, pengembangan sumber daya manusia tidak akan tercapai. Pengembangan SDM mesti didukung oleh sarana dan prasarana yang baik,” tambah alumnus Fakultas Kehutanan UGM ini.

Sebagai informasi, Ditjen Cipta Karya telah melakukan rehabilitasi pada 1679 sekolah di tingkat SD, SMP, SMA, maupun SMK, serta 177 madrasah.

Baca juga: Pasca Tragedi Susur Sungai, Tim Relawan UGM Beri Trauma Healing untuk Siswa SMP N 1 Turi

Khusus provinsi Riau, rehabilitasi dan renovasi dilakukan pada 127 sekolah, 2 madrasah, dan 1 perguruan tinggi negeri (PTN) pada tahun anggaran 2019 dengan alokasi dana mencapai 300 miliar.

“Pembangunan sekolah, renovasi total sekolah-sekolah, 2019 kemarin ada 1679 sekolah madrasah dari SD, SMP, SMA, SMK yang kita bangun total, rehab total, renovasi total,” ujar Presiden.

Presiden Joko Widodo juga meninjau sekaligus meresmikan renovasi Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Kota Pekanbaru.

Madrasah yang sebelumnya mengalami sejumlah kerusakan tersebut kini menjadi lebih layak digunakan sebagai tempat untuk kegiatan belajar mengajar.

Baca juga: Keberanian Presiden Sukarno yang Membuat Orang Rusia Terkagum-kagum

“Memang mesti seperti itu, ada toiletnya yang minimal bintang 3, Saya cek airnya bagus,” ucap Presiden Jokowi.

Rehabilitasi sekolah tersebut tidak hanya mencakup perbaikan ruang kelas, tapi juga meliputi perbaikan ruang pendukung, toilet, perbaikan drainase, hingga perbaikan lapangan dan fasilitas olahraga guna mendukung PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat).

“Saya senang tadi ada untuk tempat olahraganya, basket ada, bulutangkis ada, voli ada. Kebetulan tadi memang lokasinya 2 hektare di MTs N 3 tadi, sehingga ya semua nanti akan seperti itu. Pembangunan tidak hanya satu ruang, enggak akan rampung-rampung,” pungkas Presiden Joko Widodo. (Ez/-Th)

Baca juga: Guru Besar UGM Ungkapkan Konsep Jagad Biru Rahayu untuk Kelola Sampah