Himpuni Bantu Masyarakat dan Petugas Medis Cegah Penularan Covid-19

43
Perhimpunan Organisasi Alumni Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (Himpuni) yang secara bergotong royong membantu petugas medis dan masyarakat luas, dengan memberikan masker dan hand sanitizer, baik di sejumlah rumah sakit, puskesmas, terminal, halte busway, dan tempat-tempat lainnya. Foto: Himpuni
Perhimpunan Organisasi Alumni Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (Himpuni) yang secara bergotong royong membantu petugas medis dan masyarakat luas, dengan memberikan masker dan hand sanitizer, baik di sejumlah rumah sakit, puskesmas, terminal, halte busway, dan tempat-tempat lainnya. Foto: Himpuni

KAGAMA.CO, JAKARTA – Kian meluasnya penyebaran virus corona atau Covid-19 di Indonesia, mendorong rasa empati yang mendalam dari berbagai pihak sehingga semangat solidaritas jadi tumbuh untuk membantu agar wabah ini berlalu.

Perhimpunan Organisasi Alumni Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (Himpuni) bergotong royong membantu petugas medis dan masyarakat luas, dengan memberikan masker dan hand sanitizer, baik di sejumlah rumah sakit, Puskesmas, terminal, halte busway, dan tempat-tempat lainnya.

Sejak pagi, rombongan Himpuni yang dibagi dalam empat tim ini secara marathon mendatangi berbagai tempat di berbagai wilayah DKI Jakarta.

Sejumlah rumah sakit yang menjadi target Himpuni antara lain, RS Hermina Jatinegara, RS Dr. Abdul Rajak Salemba, RS Harum, RS Anggrek Mas Kebon Jeruk, Puskesmas Kecamatan Setibudi, Halte Busway Blok M dan Harmoni, Terminal Kampung Melayu, Senen, dan Pasar Minggu, dan tempat lainnya.

Menurut Maryono Koordinator Presidium Himpuni, sebelum melakukan aksi sosial ini, pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Baca juga: Bentuk Kepedulian KAGAMA Bogor Raya untuk Garda Terdepan Penanganan Covid-19

“Kami sengaja memilih RS kelas C dan D, dengan tujuan agar terjadi pemerataan dalam pembagian alat-alat penunjang medis,” jelas Maryono di Sekretariat Himpuni, Jakarta, Kamis (2/4/2020).

Dikatakannya, ini merupakan bentuk kepedulian sosial dari segenap anggota Himpuni yang anggotanya berjumlah 40 organisasi alumni universitas negeri di Indonesia.

“Ini merupakan tahap awal dan melalui aksi ini kami ingin menggugah para alumni yang lain untuk bisa bergerak menyalurkan bantuan, baik melalui universitas masing-masing, maupun lewat Himpuni,” tuturnya.

Maryono menerangkan, Himpuni menyadari ada dua aspek yang sangat terkena dampak dari penyebaran Covid-19 ini, yakni kesehatan dan ekonomi.

“Karenanya, kami ingin mencoba menyalurkan bantuan ke tempat-tempat yang membutuhkan,” paparnya.

Ke depan, menurut Maryono, rencananya akan disalurkan alat pelindung diri (APD), utamanya kepada para petugas medis, baik di Jakarta maupun daerah-daerah.

Himpuni fokus memberikan bantuan pada rumah sakit kategori kecil agar terjadi pemerataan kebutuhan medis.

“Harus disadari, wabah corona ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tapi juga seluruh komponen masyarakat sehingga kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengurangi penyebaran Covid-19.”

“Demikian juga kita memotivasi tim medis agar bekerja maksimal dengan mencukupi peralatan medis yang dibutuhkan,” ungkap Maryono.

Selain itu, Himpuni telah memberi delapan pokok pemikiran kepada pemerintah terkait penanganan pandemi corona.

Baca juga: Pakar UGM Optimis Pandemi Covid-19 Selesai Akhir Mei

“Alhamdulillah, pemerintah menyambut positif dan melaksanakan, seperti soal realokasi anggaran, optimalisasi sumber daya pemerintah, melengkapi perlengkapan tim medis, dan lainnya,” urai Maryono.

Himpuni juga memgapresiasi keputusan pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp405,1 triliun untuk penanganan corona di Indonesia.

Dia berharap, semakin banyak alumni perguruan tinggi negeri di Indonesia yang memberikan sumbangan ke berbagai pihak.

Kepada masyarakat diharapkan, dapat mematuhi anjuran pemerintah.

“Jaga kesehatan, hindari kerumunan, makan makanan bergizi, sementara tidak mudik, serta bila keluar rumah mengenakan masker,” pungkas Maryono. (Josep)