Hendri Saparini: Maksimalkan Pasar dalam Negeri untuk Pulihkan Ekonomi Indonesia

43
Ekonom UGM pendiri Core Indonesia, Hendri Saparini, menilai bahwa ekonomi Indonesia bisa bangkit melalui pasar dalam negeri. Foto: Ist

KAGAMA.CO, JAKARTA – Ekonom UGM pendiri Core Indonesia, Hendri Saparini, percaya bahwa stimulus ekonomi tidak akan memberi manfaat besar selama pandemi Covid-19 belum bisa dikendalikan.

Karena itu, Hendri menilai, sektor kesehatan harus dinomorsatukan.

Menurutnya, tidak ada negara yang sampai enam bulan dari infeksi pertama belum mencapai puncak pandemi.

Saat ini pun, tidak ada yang tahu apakah Indonesia masih berada pada gelombang pertama atau sudah masuk ke gelombang kedua pandemi.

Di sisi ekonomi, Hendri menganggap prediksi global terus terkoreksi di tengah ketidakpastian yang meningkat pada 2020.

Baca juga: Wimboh Santoso di KAGAMA Inkubasi Bisnis XIV: Ekonomi Indonesia Akan Membaik di Kuartal 3

Pertumbuhan perekonomian di beberapa negara melemah. Namun, pada 2021 nanti, diprediksi akan terjadi pertumbuhan ekonomi yang signifikan.

Bagi Hendri, hal ini merupakan sebuah kesempatan besar bagi Indonesia.

“Artinya, kita memang harus memanfaatkan waktu sekarang ini untuk kondisi di 2021,” kata Hendri, dalam Webinar KAGAMA Inkubasi Bisnis (KIB) XIV, Minggu (27/9/2020) malam WIB.

“Sehingga, kalau kita tidak bersiap, kita tidak fokus melakukan sesuatu. Maka pada saat negara-negara tujuan market kita mulai terbuka, kita bahkan tidak siap di dalam negeri.”

“Kita akan kehilangan kesempatan lagi,” jelas alumnus Ilmu Ekonomi FEB UGM angkatan 1983 tersebut.

Baca juga: Alat Deteksi Covid-19 Buatan UGM Bisa Bantu Pemulihan Ekonomi Indonesia di Masa Pandemi