JAKARTA, KAGAMA. Bertempat di Ruang Chandra, laintai 6, Gedung Kebon SIrih Bank Indonesia, Jakarta, Keluarga Alumni Fakultas dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (Kafegama) mengadakan acara Halal Bi Halal Kafegama 2017, Sabtu (22/7/2017). Acara ini berlangsung meriah, semarak, dan diikuti sekitar 300 alumni Kafegama mulai dari angkatan 1970-an hingga generasi milenial (tahun 2000-an), plus alumni Kafegama Magister Manajemen UGM.

Dalam sambutannya Ketua Harian PP Kagama, Budi Karya Sumadi, alumni untuk terus menjalin silahturahmi antaralumni sekaligus memanfaatkan jejaring untuk berperan aktif dalam pembangunan bangsa. “Indonesia tengah berada menjadi sorotan dunia. Kita sedang giat membangun berbagai infrastrukutur di seluruh wilayah. Saya berharap para alumni Kafegama juga turut ambil peran aktif dalam era saat ini demi memajukan bangsa,” tutur Menteri Perhubungan Indonesia ini.

Menteri Perhubungan sekaligus Ketua Harian PP Kagama Budi Karya Sumadi  berharap alumni Kafegama terus aktif memberikan kontribusi untuk pembangunan Indoanesia. Fajar/KAGAMA
Menteri Perhubungan sekaligus Ketua Harian PP Kagama Budi Karya Sumadi berharap alumni Kafegama terus aktif memberikan kontribusi untuk pembangunan Indoanesia. Fajar/KAGAMA

Sementara Ketua Kafegama Sapto Amal Damandari berharap lewat acara Halal Bi Halal ini, warga Kafegama tetap kompak serta mendukung agenda pembangunan yang tengah gencar dilakukan pemerintah saat ini. “Termasuk kami setuju pemerintah segera merealisasikan kebijakan redenominasi mata uang Rupiah,” tutur mantan Wakil Ketua BPK tersebut.

Selain kegiatan ramah tamah antaralumni, Halal Bi Halal ini juga diisi dengan acara sosialisasi Perbankan Pembayaran Nasional  dengan tema, Mewujudkan Sistem Pembayaran Nasional yang Lancar, Aman, Efisien, serta Andal. Acara ini dibawakan oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia Sugeng serta Direktur Eksekutif Pusat Program Transformasi Bank Indonesia Onny Widjanarko.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Sugeng memaparkan sistem pembayaran nasional dengan hanya menggunakan satu kartu. Fajar/KAGAMA
Deputi Gubernur Bank Indonesia Sugeng memaparkan sistem pembayaran nasional dengan hanya menggunakan satu kartu. Fajar/KAGAMA

Alumni Kafegama juga menyerahkan donasi sebesar Rp500.000.000,00 (lima ratus juta Rupiah)  untuk membantu kegiatan belajar mengajar FEB UGM. Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Ketua Kafegama Sapto Amal Damandari kepada Dekan FEB UGM Eko Suwardi.

Dalam sambutannya, Eko memaparkan berbagai prestasi yang diraih para mahasiswa FEB UGM antara lain, tujuh kali meraih gelar juara lomba karya ilmiah di level nasional sepanjang tahun 2017 serta satu gelar juara lomba karya ilmiah internasional di Singapura.

Penyerahan bantuan secara simbolis dari alumni Kafegama kepada FEB UGM. Dari kiri ke kanan, Dekan FEB UGM Eko Suwardi, Ketua Panitia Halal Bi Halal Kafegama Edi Purnawan, Ketua Kafegama Sapto Amal Damandari, dan tokoh senior Kafegama Wihana Kirana Jaya. Fajar/KAGAMA
Penyerahan bantuan secara simbolis dari alumni Kafegama kepada FEB UGM. Dari kiri ke kanan, Dekan FEB UGM Eko Suwardi, Ketua Panitia Halal Bi Halal Kafegama Edi Purnawan, Ketua Kafegama Sapto Amal Damandari, dan tokoh senior Kafegama Wihana Kirana Jaya. Fajar/KAGAMA

“Selain prestasi mahasiswanya, FEB UGM telah meraih akreditasi A plus di level nasional dan akreditasi berskala internasional dari The Association To Advance Collegiate Schools of Business (AACSB) yang bermarkas di Amerika Serikat. Tahun 2019, FEB UGM akan menjalani reakreditasi dari AACSB. Saya mengundang para alumni untuk datang ke kampus agar bisa memberikan testimoni kepada tim penilai. Pasalnya, salah satu indikator penilaiannya adalah sumbangsih para alumni FEB UGM terhadap negara Indonesia,” kata Eko. (Ojos)