Hal yang Seharusnya Dilakukan Relawan Covid-19 dalam Menyampaikan Informasi kepada Publik

61
Informasi tentang perkembangan Covid-19 perlu dikaji dan diikuti, bukan hanya diperdebatkan. Foto: Ist
Informasi tentang perkembangan Covid-19 perlu dikaji dan diikuti, bukan hanya diperdebatkan. Foto: Ist

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Relawan dengan latar belakang akademik, memiliki peran strategis untuk menyampaikan informasi Covid-19 kepada publik.

Mereka sekaligus menjadi agen berikutnya setelah pemerintah dalam menyampaikan pesan tersebut.

“Penting meletakkan posisi relawan ada di mana. Cari kelompok masyarakat yang benar-benar membutuhkan informasi pencegahan, sehingga kesalahpahaman tidak terus terjadi,” jelas Peneliti Epidemiologi Digital UGM, Anis Fuad, S.Ked., DEA., dalam jumpa pers daring, pada Selasa (07/04/2020).

Anis menjelaskan, peran relawan dibutuhkan bila mereka memiliki strategi komunikasi yang baik, bekal ilmu yang terbukti secara ilmiah, serta berbagai pendekatan yang baik agar bisa menjangkau semua lapisan masyarakat.

Sementara itu, Relawan Satgas Covid-19 UGM, dr. Bagas Suryo Bintoro, memaparkan secara detail sumber informasi dan media yang digunakan untuk mengedukasi Covid-19 kepada masyarakat.

Baca juga: Masyarakat Jadi Garda Terdepan Pencegahan Covid-19

Bagas merujuk pada sebuah artikel ilmiah yang menyebutkan bahwa Covid-19 bukan hanya menjadi masalah kesehatan, tetapi juga digital pandemic.

Semua orang bisa menerima informasi seputar Covid-19 dengan cepat. Informasi yang diterima pun berbeda-beda.

“Berbeda-beda ini bukan berarti yang sebelumnya salah. Tetapi, memang ada penelitian terbaru,” ujarnya.

Menurutnya, informasi ini perlu dikaji dan diikuti, bukan hanya diperdebatkan.

Masyarakat harus evidence, jangan hanya menelan informasi secara mentah.

Baca juga: Antisipasi yang Perlu Dilakukan Pemerintah dan Relawan Terhadap Dampak Covid-19