Guru Besar UGM Ungkapkan Konsep Jagad Biru Rahayu untuk Kelola Sampah

497
Guru Besar Fakultas Kehutanan UGM Prof. Dr. Ir. Cahyono Agus Dwi Koranto, M. Agr.Sc. menyebut, seharusnya tahun 2020 Indonesia mampu mewujudkan Indonesia bersih sampah. Foto: Istimewa
Guru Besar Fakultas Kehutanan UGM Prof. Dr. Ir. Cahyono Agus Dwi Koranto, M. Agr.Sc. menyebut, seharusnya tahun 2020 Indonesia mampu mewujudkan Indonesia bersih sampah. Foto: Istimewa

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Indonesia memperingati Hari Peduli Sampah Nasional pada 21 Februari.

Namun, sampai sekarang ini sampah masih menjadi persoalan di Indonesia.

Guru Besar Fakultas Kehutanan UGM Prof. Dr. Ir. Cahyono Agus Dwi Koranto, M. Agr.Sc. menyebut, seharusnya tahun 2020 Indonesia mampu mewujudkan Indonesia bersih sampah.

Namun demikian, deklarasi yang dilakukan pada 2016 itu belum mampu berjalan dengan baik.

Dilansir dari Kedaulatan Rakyat, Agus menyebut bahwa Deklarasi tersebut belum disertai program yang terstruktur dan tersistem.

Baca juga: Demi Bergabung ke UGM, Dekan Pertama FKG Lepas Jabatan sebagai Bupati

Yang terjadi justru sampah semakin menggunung dan menjadi sumber tragedi  utama dalam lingkungan dan kehidupan.

Pria yang menamatkan gelar Doktornya dari Tokyo University of Agriculture dan Technology, Tokyo, Jepang ini mengungkapkan bahwa sampah plastik masih dibuang seenaknya.

Hal itu menjadi bencana karena menyumbat saluran air di sungai, saluran air got, drainase, pantai, bahkan laut.

Agus menyebut hal itu menjadi salah satu penyebab nyata banjir yang melumpuhkan beberapa daerah.

Indonesia sendiri bahkan telah dinobatkan sebagai juara kedua dalam membuang sampah plastik yang terbawa sampai lautan.

Baca juga: Andrew Jadi Mahasiswa Teknik Mesin Pertama yang Lulus 3,5 Tahun