Guru Besar Fakultas Kehutanan UGM Ungkap Peran Hutan dalam Melindungi Manusia dari Penyakit

676
Guru Besar Fakultas Kehutanan UGM, Prof. Dr. Cahyono Agus Dwi Koranto, M. Agr. Sc., mengatakan, sistem kekebalan tubuh membutuhkan hutan, lingkungan, dan alam semesta yang sehat, bukan taman atau perkebunan yang steril. Foto: Dokpri
Guru Besar Fakultas Kehutanan UGM, Prof. Dr. Cahyono Agus Dwi Koranto, M. Agr. Sc., mengatakan, sistem kekebalan tubuh membutuhkan hutan, lingkungan, dan alam semesta yang sehat, bukan taman atau perkebunan yang steril. Foto: Dokpri

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Organisasi kesehatan dunia atau WHO telah menetapkan wabah Covid-19 sebagai pandemi global.

Hingga 18 Maret 2020, sedikitnya dua ratus ribu kasus telah terkonfirmasi, pun jumlah penderita telah mencapai delapan ribu orang.

Bermula di Wuhan, Tiongkok, wabah ini demikian cepat menyebar ke negera lain.

Kasus kematian terbesar akibat virus ini terjadi di Iran, Italia dan Korea Selatan.

WHO pernah menyebutkan ada 7 jenis virus mematikan di dunia.

Baca juga: Cerita Alumnus Ilmu Tanah UGM Ditantang Jembatani Kepentingan Stakeholder Kakao di Indonesia

Influenza diperkirakan telah menyebabkan 500 ribu orang meninggal, HIV menjangkiti 75 juta orang dan 32 juta orang meninggal.

Selain itu, rabies merusak otak dan sangat berbahaya, kemungkinan 100 persen pasien akan mati.

Kasus ebola yang pernah terjadi di Afrika Barat pada 2013 hingga 2016 memakan korban hingga 11 ribu jiwa dari 28 ribu kasus yang terjadi.

Beberapa virus lain yang masuk daftar adalah Demam Berdarah Dengue yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegyepti dan Aedes albopictus.

Ada lagi Sars-COV (Severe Acute Respiratory Syndrome) yang menyebar ke 26 negara di dunia dan menginfeksi sekitar 8 ribu orang dan membunuh 770 orang dalam dua tahun.

Baca juga: Ciri-ciri Orang yang Cocok Kuliah di Prodi Teknologi Informasi