KAGAMA.CO, SLEMAN – Tidak hanya mendatangkan penampil internasional, panitia Economic Jazz UGM 2017 juga mendatangkan para pemain grup jazz kawakan Indonesia. Mereka antara lain, Idang Rasjidi dan Mus Mujiono dalam konser musik kenamaan milik Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM.

Idang mengakui bahwa apa yang dilakukan Tony Prasetiantono adalah hal gila. Dengan keadaan penikmat musik jazz yang saat itu belum tinggi serta pajak mendatangkan artis internasional yang besar, Tony berani mengambil risiko membuat konser jazz besar.

 

Namun, saat ini Idang menyadari bahwa penikmat musik jazz tumbuh dengan pesat. Bahkan, saat ini Indonesia menjadi pasar musik Jazz yang cukup besar di Asia. Dilihat dari banyaknya event jazz lokal maupun internasional dan talenta-talenta muda untuk bidang jazz yang semakin banyak.

Untuk penampilannya Sabtu (28/10/2017) malam ini, Idang yang bermain keyboards akan bermain bersama teman bermusiknya selama 35 tahun, yaitu Yance Manusama (bass), Mus Mujiono (vokal dan gitar), Iwan Wiradz (perkusi) dan talenta muda Richard Hutapea (saxophone) serta Mahesa Santoso (drum) yang juga mahasiswa FEB UGM. Tak lupa Margie Segers yang akan menyumbangkan suara merdunya.

Mendatangkan penyanyi besar yang hebat dalam berbagai genre music, yaitu Patti Austin dan pianis fusion jazz, David Benoit, Tony menyebutkan bahwa Economic Jazz UGM 2017 kali ini tidak hanya akan menawarkan atmosfer jazz yang apik namun juga nuansa pop yang kental. [Desti]