Gaji Tak Pasti, Begini Cara Mengelola Keuangan Bagi Freelancer

Seorang pakar keuangan pernah mengatakan bahwa pekerja fulltime hidup dari pendapatan, sedangkan freelancer hidup dari simpanan.(Foto: trustradius.com)
Seorang pakar keuangan pernah mengatakan bahwa pekerja fulltime hidup dari pendapatan, sedangkan freelancer hidup dari simpanan.(Foto: trustradius.com)

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Pekerjaan freelance dewasa ini semakin diminati banyak orang, terutama kalangan muda. Waktu dan tempat kerja yang fleksibel menjadi alasan utama anak muda menjadi freelancer.

Kebebasan ini lah yang kemudian membuat pekerja tidak mudah bosan, berbeda dengan pekerjaan lain pada umumnya yang terikat jam kerja.

Namun, sebagai freelancer anda perlu memberi perhatian khusus pada penghasilan anda. Besar upah freelancer pada umumnya disesuaikan dengan jam kerja atau banyaknya tugas yang anda kerjakan.

Waktu kerja pun tak bisa ditentukan. Atasan bisa membutuhkan bantuan anda kapan saja. Upah yang anda terima tidak teratur, bahkan bisa memiliki perbedaan yang signifikan.

Pekerja fulltime dan freelancer berbeda dari segi waktu dan sistem upahnya, sehingga cara mengatur keuangannya pun berbeda.

Seorang pakar keuangan pernah mengatakan bahwa pekerja fulltime hidup dari pendapatan, sedangkan freelancer hidup dari simpanan. Artinya, pekerja freelance harus ketat menjaga keuangan setiap kali penghasilannya turun.

Supaya lebih jelas, berikut cara sederhana mengatur keuangan bagi pekerja freelance yang dirangkum dari berbagai sumber.