KAGAMA.CO, GUNUNGKIDUL  Kondisi alam dan cuaca yang tidak menentu belakangan ini menyebabkan terjadinya gagal panen di Kabupaten Gunung Kidul. Salah satu produk pertanian yang mengalami gagal panen adalah gaplek yang merupakan tumpuan pangan masyarakat setempat.

Hal ini menjadi keprihatinan Program Studi Magister Ilmu Hukum (MIH) UGM Kampus Jakarta. Bertempat di Pedukuhan Pakel, Desa Hargosari, Kecamatan Tanjungsari, Gunungkidul, Yogyakarta, pada Senin (10/9/2018) Prodi MIH UGM Jakarta melakukan bakti sosial dalam rangka meringankan beban masyarakat.

Gagal Panen, MIH UGM Jakarta Bagikan Bantuan Warga Gunungkidul.(Foto: Dok. MIH Jakarta)
Gagal Panen, MIH UGM Jakarta Bagikan Bantuan Warga Gunungkidul. Foto: MIH Jakarta

Dalam sambutannya, Dukuh Pakel, Wagito, menjelaskankan bahwa pedukuhannya masih tergolong terbelakang jika dibandingkan pedukuhan lain yang telah menjadi desa wisata. Pedukuhan yang memiliki jumlah penduduk 209 kepala keluarga ini, sebagian besar penduduknya bermata pencarian sebagai petani sehingga gagal panen menjadi pukulan berat bagi perekonomian di desa tersebut.

“Saat ini permasalahan utama kami adalah gagal penen gaplek. Kami berterima kasih kepada MIH UGM Jakarta karena pada situasi sulit seperti ini datang dan memberikan kami bantuan. Harapan kami terkabul,” ungkap Wagito di hadapan ratusan warga yang hadir yang sebagian besar ibu-ibu dalam bakti sosial tersebut.