Menyandang status sebagai lulusan tebaik FIB dengan IPK 3,92 tak membuat perempuan yang menyelesaikan skripsi dengan tema kematian dalam budaya Jepang ini ingin cepat-cepat melanjutkan kuliah. Ia mengaku ingin bekerja dulu untuk membiyayai berbagai tes yang harus dijalani guna mendapatkan beasiswa.

“Saya mau ngumpulin duit dulu lalu baru cari beasiswa S2, Mas. Kan kalau mau dapet beasiswa harus cari biaya buat tes Bahasa Inggris dan Jepang,” pungkasnya.[Venda]