Saat ini mungkin orang tuanya justru bersyukur anak perempuannya bisa menimba ilmu di Yogyakarta. Dalam 3,7 tahun saja, Fitria yang mengaku baru belajar Bahasa Jepang secara serius di kala kuliah ini sudah pernah mendapat beasiswa ke negeri Sakura, serta bisa belajar mandiri dan bekerja menggunakan keahlian yang dimilikinya.

“Saat kuliah saya sempat dapat kesempatan dari Japan Foundation untuk belajar ke Jepang selama 1,5 bulan. Di sana saya dapat pelatihan untuk mengajar bahasa Jepang,” jelas Fitria.

Sepulang dari Jepang, ia mengaplikasikan ilmunya dengan menjadi guru di Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Hikari. Berkat ajakan dosennya itulah, Fitria mendapatkan kesempatan untuk mencari pengalaman dan mencari uang. “Diajak oleh dosen saya. Yang punya Hikari alumni Sastra Jepang UGM juga,” imbuhnya.