Fakultas Biologi UGM Kerja Sama Bio Nomadic Tourism dengan Badan Otorita Borobudur

Fakultas Biologi UGM Kerja Sama Bio Nomadic Tourism dengan Badan Otorita Borobudur.(Foto: istimewa)
Fakultas Biologi UGM Kerja Sama Bio Nomadic Tourism dengan Badan Otorita Borobudur.(Foto: istimewa)

KAGAMA.CO, MAGELANG – Fakultas Biologi UGM bekerja sama dengan Badan Otorita Borobudur di bidang Bio Nomadic Tourism. Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan MoU oleh Dekan Fakultas Biologi UGM Dr. Budi Setiadi Daryono M.Agr.Sc. dengan Direktur Utama Badan Otorita Borobudur, Indah Juanita di Zona Otorita di Zona Otorita Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, pada Kamis (14/02/2019).

Penandatanganan tersebut disaksikan langsung oleh Menteri Pariwisata Indonesia Arief Yahya. Selain penandatangan MoU, dilakukan pula penandatangan Prasasti Borobudur Highland oleh Menteri Pariwisata Indonesia, Arief Yahya.

Dalam acara tersebut turut hadir Direktur Utama Perhutani Denaldy M. Mauna,  Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian Masyarakat dan Kerja sama Fakultas Biologi UGM, Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc. beserta segenap elemen terkait.

Tema Bio Nomadic Tourism untuk pengembangan pariwisata di Zons Otorita Borobudur dipilih untuk dapat menyesuaikan dengan perspektif baru gaya berwisata generasi milenial yang mengutamakan simplisitas.

“Akses jalan tol Bawen yang menghubungkan Semarang dan Borobudur akan memudahkan wisatawan untuk mencapai lokasi tersebut,” tutur Budi.

Pihaknya melanjutkan, wisatawan dapat memulai tur dari Semarang menyaksikan pemandangan yang memanjakan mata didukung fasilitas rest area (km 22) hingga sampai ke Glamp Camp Nomadic Amenities Desa Sedayu Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Menurut Budi, pengembangan pariwisata di Indonesia tentunya harus didukung oleh segenap elemen masyarakat. Dengan melimpahnya biodiversitas dan keunikan pesona Indonesia, sektor kepariwisataan sudah sepantasnya dapat menjadi yang terbaik di dunia.

“Diharapkan kedepannya Fakultas Biologi dapat meningkatkan kontribusi dalam bidang Biotourism di Indonesia, Lestari Alamku, Salam Lestari,” pungkas Budi.(TH)