KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Pengguna kendaraan bermotor semakin banyak akhir-akhir ini. Naiknya jumlah pengendara motor harusnya ditingkatkan dengan kesadaran keselamatan dalam  berkendara.

Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab kecelakaan, atau meningkatkan risiko kecelakaam saat berkendara.

Dikutip dari Desertasi Pada Lumba, mahasiswa doktoral Teknik Sipil UGM, tingkat aman dalam berkendara di jalan yang relatif monoton yaitu 60-90 menit lamanya. Di luar itu, risiko kecelakaan akan meningkat seiring dengan tubuh yang kelelahan.

Selain itu, pengendara yang tidur di malam hari kurang dari 6 jam akan meningkatkan risiko atau kemungkinan kecelakaan sebayak 2,3 kali lebih besar dari pengendara yang tidur di atas 7 jam.

Umur ternyata juga mempengaruhi probabilitas luka berat dalam kecelakaan. Pengendara di bawah usia 20 tahun memiliki probabilitas luka berat saat kecelakaan yang lebih kecil jika dibandingkan usia di atasnya.

Dalam penelitiannya, Lumba juga menyimpulkan bahwa pengendara dengan kendaraan berkapasitas mesin di atas 125cc memiliki kecenderungan untuk berkendara dengan kecepatan di atas 50 km/jam, bahkan lebih dari 70km/jam.

Menurut temuan Lumba, jalan yang berkelok dan tidak monoton ternyata mampu menurunkan tingkat kelelahan pengendara. Beristirahat sebelum sampai tujuan juga turut mengurangi efek kelelahan dari berkendada sebanyak 20 persen.

“Pentingnya menjaga tingkat kemananan berkendara menjadi penting. Selain itu, kapasitas dan kemampuan kendaraan harus terus dijaga sebelum dikendarai guna menjaga tingkat keselamatan yang lebih baik,” tulisnya.(Thovan)