EDRONES, Modul Flight Controller Pesawat Tanpa Awak Karya Peneliti UGM

15
EDRONES autopilot ini memiliki sejumlah keunggulan seperti kompatibel di berbagai wahana dan sebagian besar komponen yang digunakan dari dalam negeri. Foto: Humas UGM
EDRONES autopilot ini memiliki sejumlah keunggulan seperti kompatibel di berbagai wahana dan sebagian besar komponen yang digunakan dari dalam negeri. Foto: Humas UGM

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Peneliti UGM mengembangkan inovasi teknologi modul flight controller  pesawat tanpa awak autopilot “EDRONES”.

“EDRONES merupakan modul flight controller untuk drone yang dibuat secara mandiri dengan kemampuan terbang secara autonomus sesuai dengan misi yang diberikan,” ungkap Dr. Andi Dharmawan, S.Si., M.Cs.,pengembang EDRONES, baru-baru ini.

Flight controller ini didesain untuk berbagai jenis drone  maupun UAV.

Misalnya multirotor, fixed wing dan juga pesawatVertical Takeoff and Landing (VTOL).

EDRONES juga dapat diintegrasikan dengan single board computer dan mendukung dengan Artificial Intelegence. Foto: Humas UGM
EDRONES juga dapat diintegrasikan dengan single board computer dan mendukung dengan Artificial Intelegence. Foto: Humas UGM

Baca juga: Solusi Yuridis untuk Mengatasi Kebakaran Hutan

Komponen tersebut dibangun diatas mikrokontroler produksi STMicroelectronics keluarga SMT32F4 dan juga companion computer Banana M2 Zero.

Andi menjelaskan flight controller ini memiliki fitur yang berbeda pada masing-masing jenis drone atau UAV.

Untuk jenis fixed wing dilengkapi dengan fitur stabiliser, altitude hold, heading lock, serta navigasi penerbangan autonomus.

Sementara pada jenis multirotor memiliki fitur stabiliser, altitude hold, heading lock, dan way point.

Baca juga: Ilmu Geologi Sangat Aplikatif di Dunia Usaha