DEN HAAG, KAGAMA – Generasi muda Indonesia diharapkan memiliki jiwa kompetitif guna meningkatkan kualitas kompetensi pendidikan di era globalisasi. Tidak kalah pentingnya adalah pembelajaran karakter yang berkesinambungan atau bersinergi pada pendidikan di Indonesia.

Kedubes RI untuk Belanda di Den Haag memperingati Hari Pendidikan Nasional dengan upacara bendera (foto ISTIMEWA)
Kedubes RI untuk Belanda di Den Haag memperingati Hari Pendidikan Nasional dengan upacara bendera (foto ISTIMEWA)

Pesan tersebut disampaikan Duta Besar RI untuk Belanda, I Gusti Agung Wesaka Puja dalam upacara bendera Hari Pendidikan Nasional, Selasa (9/5/2017) pukul 16.00 waktu setempat di Aula Nusantara Kedutaan Besar RI Den Haag, Belanda. Peringatan Hari Pendidikan Nasional yang jatuh setiap tanggal 2 Mei dihadiri oleh seluruh pegawai KBRI Den Haag, Dharma Wanita Persatuan, Kepala Sekolah, para guru,  dan perwakilan siswa-siswi dari Sekolah Indonesia Den Haag.

Pada kesempatan itu Dubes Wesaka Puja, selaku pembina upacara, membacakan pidato Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, yang disampaikan dalam upacara hari Pendidikan Nasional yang lalu, yang bertema “Percepat Pendidikan yang Merata dan Berkualitas”. Inti dari pidato tersebut adalah adanya harapan peningkatan reformasi pendidikan nasional yang selaras dengan konsep dan pemikiran dari Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hadjar Dewantara.

Tari Kipas yang dibawakan dengan sangat luwes oleh tiga siswi Sekolah Indonesia Den Haag (foto ISTIMEWA)
Tari Kipas yang dibawakan dengan sangat luwes oleh tiga siswi Sekolah Indonesia Den Haag (foto ISTIMEWA)

Setelah pelaksanaan upacara bendera, acara dilanjutkan dengan penampilan dari perwakilan siswa-siswi Sekolah Indonesia Den Haag. Karya anak bangsa di Den Haag yang ditampilkan antara lain tarian militer karya siswi Sekolah Indonesia Den Haag dalam iringan lagu Ki Hadjar Dewantara. Berikutnya adalah Tari Kipas yang dibawakan dengan sangat luwes oleh tiga siswi Sekolah Indonesia Den Haag. (rts)