Dua Dubes Alumni UGM Menikmati Suasana Malam Jogja, Ngopi Bareng di Loko Coffee

457
Duta Besar Indonesia untuk Federasi Rusia Merangkap Belarus Wahid Supriyadi, dan Duta Besar RI untuk Republik Ceko Kenssy D. Ekaningsih ngopi bareng Komunitas Kopi Indonesia, membahas kopi Indonesia yang mendunia. Foto: Taufiq Hakim
Duta Besar Indonesia untuk Federasi Rusia Merangkap Belarus Wahid Supriyadi, dan Duta Besar RI untuk Republik Ceko Kenssy D. Ekaningsih ngopi bareng Komunitas Kopi Indonesia, membahas kopi Indonesia yang mendunia. Foto: Taufiq Hakim

KAGAMA.CO, YOGYAKARTA – Iringan live music yang membawakan lagu “Pamer Bojo” besutan Didi Kempot membuat suasana malam semakin hangat.

Begitu juga bunyi klakson kereta api dari Stasiun Yogyakarta yang sesekali lewat, serta lalu lalang kendaraan yang hendak melaju ke Jalan Malioboro maupun melewati Jalan Pasar Kembang.

Bebunyian khas pinggir jalan itu mengiringi obrolan santai dua Duta Besar alumni UGM yang sedang ngopi bareng Komunitas Kopi Nusantara dan para pegiat kopi di Loko Coffee Shop, Yogyakarta, tadi malam, Minggu (20/10/2019).

Pertemuan tersebut turut didampingi oleh Pemimpin Redaksi Majalah Kagama drg. Eddy Purjanto dan difasilitasi oleh KAGAMA Media bekerja sama dengan PT Reska Multi Usaha, salah satu anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (Persero).

Selain itu, kedua duta besar juga turut disambut oleh Kepala Daerah Operasional (Daop) 6 Yogyakarta Eko Purwanto, dan Manajer Loko Coffee Shop Joga Kevin.

Foto bersama dua duta besar alumni UGM bersama Komunitas Kopi Nusantara. Foto: Taufiq Hakim
Foto bersama dua duta besar alumni UGM bersama Komunitas Kopi Nusantara. Foto: Taufiq Hakim

Baca juga: Ada Pedestrian Malioboro di Moskow

Kedua Duta Besar itu adalah Duta Besar Indonesia untuk Federasi Rusia Merangkap Belarus Wahid Supriyadi, dan Duta Besar RI untuk Republik Ceko Kenssy D. Ekaningsih.

Hidangan kopi dan suasana luar ruangan yang khas, ramah dan sarat kekeluargaan sungguh dirindukan Kenssy malam itu.

Menurut alumnus HI UGM itu, suasana tersebut tidak ada di kota lain.

“Bukan cuma kopinya yang enak, tapi suasananya sangat Jogja,” ujarnya kepada KAGAMA.

Pihaknya juga genjar mempromosikan produk Indonesia, termasuk kopi di Ceko.

Menurut dia, Ceko merupakan pasar potensial untuk kopi Indonesia.

“Pasarnya luar biasa. Karena orang Ceko suka minum kopi, selain minum bir,” ungkap Kenssy.

Baca juga: Sukses Gelar Festival Indonesia, Dubes Wahid Diganjar Rekor MURI