Dirjen Amerika dan Eropa Kemenlu Pimpin Konsultasi Bilateral ke-2 RI – Rusia

36

MOSKOW, KAGAMA – Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI Muhammad Anshor memimpin Delegasi RI (Delri) dalam pertemuan Konsultasi Bilateral ke-2 RI-Rusia dengan delegasi Rusia yang dipimpin Deputi Menteri Luar Negeri Federasi Rusia, Igor V Morgulov. Pertemuan berlangsung Jumat (7/4/2017) di Mansion Kemenlu Rusia di Moskow. Delri beranggotakan Duta Besar RI untuk Rusia, Plt. Direktur Eropa III dan unsur Kemenlu RI serta unsur KBRI Moskow, sementara Delegasi Rusia beranggotakan Direktur Asia Ketiga Kemenlu Rusia serta unsur-unsur dari Kemenlu Federasi Rusia.

Konsultasi Bilateral merupakan salah satu mekanisme merealisasikan berbagai potensi kerjasama kedua negara sebagai implementasi Nota Kesepahaman RI – Rusia 2002.  Dalam Konsultasi Bilateral kali ini, kedua negara membahas sejumlah agenda kerjasama yang menjadi perhatian bersama termasuk persiapan rencana kunjungan Menteri Luar Negeri Rusia ke Indonesia pada 2017. Kedua pihak juga telah mengevaluasi berbagai kerjasama bidang politik, hukum, dan keamanan, termasuk langkah-langkah untuk memajukan hubungan antarlembaga negara di tingkat eksekutif, legislatif, dan yudikatif.

Di bidang ekonomi, Konsultasi Bilateral juga dimanfaatkan untuk mendorong peningkatan nilai perdagangan bilateral, memperbesar akses produk dan jasa Indonesia ke Rusia, membuka jalur penerbangan langsung Jakarta – Moskow, memperluas kerjasama perikanan-kemaritiman dan pertanian, serta menarik investasi Rusia ke Indonesia.

“Tren meningkatnya ekspor Indonesia ke Rusia dan surplus perdagangan Indonesia dengan Rusia terus didorong melalui upaya memperbesar akses  produk Indonesia ke pasar Rusia, yang juga merupakan gerbang masuk produk Indonesia ke kawasan Eurasian Economic Union (EAEU yang beranggotakan Rusia, Belarus, Kazakhstan, Armenia dan Kyrgyzstan). Rusia merupakan pasar non-tradisional produk dan jasa Indonesia terbesar di kawasan Eropa Tengah dan Timur. Sudah saatnya Indonesia mulai melakukan feasibility studies untuk mewujudkan kerja sama Free Trade Agreement dengan EAEU,”  ungkap Direktur Jenderal Amerop.

Di bidang sosial dan budaya, kedua pihak membahas upaya mendorong peopletopeople contacts melalui kerjasama pendidikan dan pariwisata, termasuk rencana penyelenggaraan Festival Indonesia ke-2 di Taman Hermitage Moskow pada 4 – 6 Agustus 2017.

Dubes RI Moskow, Wahid Supriyadi menegaskan, “Penerbangan langsung Moscow-Jakarta oleh Garuda Indonesia akan diluncurkan secara resmi pada kesempatan Festival Indonesia tersebut.”

Untuk meningkatkan hubungan bilateral, lanjut Wahid Supriyadi, kedua pihak juga membahas upaya pengadaan maupun pencatatan status premis kantor perwakilan diplomatik masing-masing negara di Moskow dan Jakarta. Kedua delegasi juga telah membahas sejumlah isu di kawasan dan dunia internasional yang menjadi perhatian bersama.

Rusia merupakan salah satu mitra penting Indonesia. Pada 2016 Indonesia mencatat total nilai perdagangan dengan Rusia sebesar US$ 2,11 miliar dengan surplus US$ 410 juta bagi Indonesia. Nilai perdagangan tersebut naik cukup signifikan dibandingkan tahun 2015 yang tercatat sebesar US$ 1,1 miliar. Rusia juga merupakan sumber investasi bagi Indonesia. Tercatat pada 2016 nilai investasi Rusia di Indonesia mencapai US$ 5,5 juta yang dialokasikan untuk 32 proyek. Indonesia akan terus memanfaatkan berbagai peluang untuk memajukan kerjasama dengan Rusia dalam rangka mendukung pembangunan nasional. [Sumber: KBRI Moskow]