KAGAMA.CO, BULASUMUR – Kedatangan Duta Besar RI untuk Rusia Wahid Supriyadi disambut hangat jajaran Dekanat Fakultas Ilmu Budaya UGM di Gudeg Mbarek Bu Hj. Ahmad, Sleman, Yogyakarta.

Agenda ramah tamah sembari sarapan gudeg itu berlangsung pada Selasa (06/11/2018). Menurut Dekan FIB Dr. Wening Udasmoro, SS, M.Hum., DEA, pihaknya sengaja memilih warung gudeg untuk mempererat hubungan kerja sama antara UGM dengan universitas di Rusia.

“Pak Dubes juga sudah lama nggak makan gudeg, sambil ngobrol santai,” ujarnya kepada KAGAMA.

Anastasia dan Oleg, dua warga Rusia yang belajar di UGM.(Foto: Taufiq)
Anastasia dan Oleg, dua warga Rusia yang belajar di UGM.(Foto: Taufiq)

Dalam pertemuan tersebut, turut hadir dua mahasiswa Rusia yang tengah menempuh studi di UGM. Mereka yaitu Oleg dan Anastasia dari Moscow State University.

Oleg memperdalam bahasa Indonesia di Pusat Pelatihan Bahasa UGM setelah merampungkan studi yang sama di Moscow State University. Sementara Anastasia tengah melanjutkan studi Master di Sekolah Pascasarjana Center for Religious and Cross-cultural Studies (CRCS) UGM.

Sehari sebelumnya, Dubes Wahid Supriyadi menyerahkan usulan konkret kerja sama dari Tomsk State University, Siberia kepada UGM yang diwakili oleh Wakil Rektor bidang Kerja Sama dan Alumni Dr. Paripurna, SH, M.Hum., LL.M. Sementara itu, kerja sama pendidikan antara UGM dan dua universitas di Rusia telah diteken oleh Rektor UGM dalam kunjungannya ke Moskow beberapa waktu yang lalu.