KAGAMA.CO, SEKIP UTARA – Atrium Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada (FKG UGM) disulap menjadi arena pasar murah selama dua hari, Senin dan Selasa, 8-9 Januari 2018 lalu. Aneka dagangan ditawarkan di sana. Mulai makanan, minuman, konveksi, asesori, perangkat busana muslim, bahan dan alat kedokteran gigi, jasa perbankan, buku-buku kedokteran, dan lainnya. Semua ditawarkan dengan harga khusus dan diskon.
Ajang pameran dan pasar murah itu lebih menyerupai pasar kaget di tengah Atrium Gedung OECF berlantai lima. Selama dua hari pengunjung berjubel, terutama di stand makanan dan konveksi. Mereka adalah para mahasiswa, dosen, dan pasien Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) UGM Prof Soedomo.
Kegiatan donor darah dalam rangkaian Dies ke-70 Fakultas Kedokteran Gigi UGM [Foto ISTIMEWA]
Kegiatan donor darah dalam rangkaian Dies ke-70 Fakultas Kedokteran Gigi UGM [Foto ISTIMEWA]
Kegiatan pasar murah tersebut mengawali rangkaian peringatan Dies ke-70 Fakultas Kedokteran Gigi UGM. Puluhan lapak pedagang dan pameran menyemarakkan ajar pasar kaget di kampus kedokteran gigi.
Selain pasar murah, diselenggarakan pula aksi kemanusiaan, berupa donor darah kerja sama panitia Dies FKG UGM dengan Unit Pelayanan Transfusi Darah (UPTD) RSUP Dr Sardjito Yogyakarta. “Terkumpul 40 kantong darah dari seratusan calon donor”, ujar panitia drg Pramudya.
Di antara calon donor, lanjut drg Pramudya, tidak semua dapat mendonorkan darahnya setelah dilakukan skrining.
Di hari yang sama, dilaksanakan pula pengabdian masyarakat, berupa pemeriksaan, penambalan, dan pencabutan gigi, serta pembersihan karang gigi (skeling). Pesertanya adalah para wartawan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Yogyakarta serta warga dari kampung-kampung sekitar kampus kedokteran gigi UGM.[RTS]