KAGAMA.CO, BULAKSUMUR — Delegasi Mahasiswa Fakultas Biologi UGM, Rikha Riski Kurnia mengikuti The 6th ASEAN Synchrotron Siene Camp 2017, di Thailand, pada 27 November-01 Desember 2017.

Bertempat di Faculty of Science, Kasetsart Univeristy (KU) Bangkok dan SLRI, Nakhon Ratchasima Thailand, acara ini merupakan kerja sama Synchrotron Light Research Institute (SLRI) dengan Thailand Institute of Nuclear Technology (TINT).

Menurut Rikha, program ini tidak hanya mengajarkan pengetahuan baru, tetapi juga toleransi, leadership, kekeluargaan dan kebersamaan. (Foto: Dok Humas Biologi)
Menurut Rikha, program ini tidak hanya mengajarkan pengetahuan baru, tetapi juga toleransi, leadership, kekeluargaan dan kebersamaan. (Foto: Dok Humas Biologi)

SLRI merupakan bagian dari Suranaree of University (SUT) dan berdiri dibawah Kementrian Sains dan Teknologi Thailand. Program ini dikhususkan bagi mahasiswa S1 dengan kriteria minimal yang sedang menempuh semester 5, juga mahasiswa S2 dan S3 di seluruh negara ASEAN.

Tujuan diselenggarakan program ini yaitu mengenalkan teknologi synchrotron karena merupakan satu-satunya di Negara ASEAN, membangun jaringan antar peneliti di Negara ASEAN. Pihak Synchrotron Light Research Institute (SLRI) sangat terbuka dan free access bagi peneliti yang akan melakukan penelitian berbasis synchrotron. Adapun tahapan pendaftaran dan pengajuan proposal dapat dilihat secara langsung dalam situs web SLRI.