Dekan: Fakultas Farmasi UGM Berkembang Juga Berkat Jasa Alumni

85
Dekan Fakultas Farmasi UGM menyampaikan cpaian fakultas dalam Rapat Senat Terbuka Fakultas Farmasi UGM dalam rangka Dies Natalis ke-74. Foto: Ist
Dekan Fakultas Farmasi UGM menyampaikan cpaian fakultas dalam Rapat Senat Terbuka Fakultas Farmasi UGM dalam rangka Dies Natalis ke-74. Foto: Ist

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Di usianya yang ke-74, Fakultas Farmasi UGM telah mendulang berbagai pencapaian di tahun 2019-2020, meskipun harus menghadapi berbagai keterbatasan.

Dekan Fakultas Farmasi UGM, Prof. Agung Endro Nugroho menyampaikan berbagai pencapaian fakultas tersebut dalam acara Rapat Senat Terbuka, Dies Natalis ke-74 Fakultas Farmasi UGM, yang digelar pada Selasa (29/9/2020) secara daring.

Kini Fakultas Farmasi UGM telah memiliki 81 tenaga pengajar, yang 62 di antaranya telah bergelar doktor dan 21 diantaranya bergelar profesor.

Sampai saat ini, revolusi industri 4.0 masih menjadi tantangan besar bagi Fakultas Farmasi UGM.

“Ada tiga kompetensi literasi, yakni literasi manusia, literasi teknologi, dan literasi big data masih terus dikuatkan oleh Fakultas Farmasi hingga saat ini,” jelas Agung.

Baca juga: Rektor Dorong Fakultas Farmasi UGM Majukan Industri Farmasi Indonesia

Literasi manusia meliputi komunikasi, humanitas, kepemimpinan, kerja sama tim, serta berpikir kritis, sistematis, dan entrepreneurship.

Pihaknya telah melakukan reorientasi terhadap guru-guru, yang berbasis penguatan soft skill dan kompetensi.

Kemudian literasi teknologi dilakukan dengan memahami cara mengoperasikan aplikasi teknologi informasi. Contohnya coding, AI, dan sebagainya.

Sedangkan literasi big data dilakukan dengan meningkatkan kemampuan membaca analisis menggunakan informasi di dunia digital.

“Fakultas dengan segala keterbatasannya telah meningkatkan pelayanan akademik berbasis teknologi informasi digital dan big data,” ujar guru besar di bidang Farmakologi ini.

Baca juga: Lulusan Arsitektur UGM Menangi Lomba Desain Logo Badan Otorita Borobudur