KAGAMA.CO, BULAKSUMUR—Permen karet merupakan salah satu makanan kegemaran masyarakat yang biasanya dikunyah untuk menurunkan rasa stres dan tertekan pada diri seseorang. Selain itu, ia juga bisa digunakan untuk mengangkat sisa-sisa makanan yang menempel pada gigi.

Dua mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi serta satu mahasiswa Fakultas MIPA UGM, berangkat dari ide tadi, menciptakan inovasi permen karet dari ekstrak kol merah yang diberi nama D GumpH.

Dari paparan hasil pengujian tersebut, Fifit berpendapat, permen karet D GumpH layak digunakan untuk deteksi pH secara mandiri dan juga upaya pencegahan karies gigi.(Foto: Dok. Humas UGM)
Dari paparan hasil pengujian tersebut, Fifit berpendapat, permen karet D GumpH layak digunakan untuk deteksi pH secara mandiri dan juga upaya pencegahan karies gigi.(Foto: Dok. Humas UGM)

Hal yang membuatnya berbeda dari permen karet lain adalah fungsinya untuk mendeteksi pH rongga mulut. Fungsi lain D GumpH yakni untuk mencegah terjadinya karies gigi (gigi berlubang).

Fifit Indriyanti, ketua tim D GumpH, menyatakan alasan pemilihan ekstrak kol merah sebagai bahan permen karet ini karena kandungan zat warna antosianin di dalamnya. Antosianin bisa berubah-ubah warna pada kondisi derajat keasaman (pH) yang bervariasi. Selain itu, ia juga merupakan metabolit sekunder flavonoid dan memiliki aktivitas antibakteri.