Cara Tepat Menggunakan Disinfektan untuk Cegah Covid-19

111
Penggunaan bilik atau chamber untuk penyemprotan disinfektan langsung kepada manusia tidak disarankan. Foto: ANTARA
Penggunaan bilik atau chamber untuk penyemprotan disinfektan langsung kepada manusia tidak disarankan. Foto: ANTARA

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Disinfektan merupakan cairan yang berfungsi membersihkan bakteri atau mikroorganisme, termasuk virus yang terdapat di benda-benda mati.

Namun, menurut Peneliti Fakultas Farmasi UGM, Dr.rer.nat Raden Rara Endang Lukitaningsih, S.Si., M.Si., Apt., banyak kasus disinfektan justru disemprotkan ke makhluk hidup.

Seperti di tempat-tempat umum, yang biasa dilalui manusia atau sekitarnya yang terdapat hewan dan tumbuhan.

Sebelum melakukan penyemprotan disinfektan, perlu diperhatikan perlindungan terhadap makhluk hidup di sekitarnya agar tidak kontak dengan disinfektan, termasuk orang yang melakukan penyemprotan tersebut.

“Yang melakukan penyemprotan, minimal kepalanya dilindungi, menggunakan sarung tangan, masker, dan sebagainya.”

Baca juga: Indonesia Ikut Loloskan Resolusi PBB Soal Covid-19

“Tetapi, selama ini orang belum memperhatikan itu. Seringkali tidak menggunakan APD,” ujarnya.

Dalam upaya pencegahan Covid-19, masyarakat perlu memahami cara penggunaan disinfektan yang tepat.

Dekan Fakultas Farmasi UGM, Prof. Dr. Agung Endro Nugroho, S.Si., M.Si., Apt., kemudian memaparakan beberapa rekomendasi yang disusun oleh tim dosen Fakultas Farmasi UGM berdasarkan kajian akademik.

Pertama, penyemprotan disinfektan langsung kepada makhluk hidup secara langsung tidak disarankan.

“Selain tidak efektif, dikhawatirkan hal ini dapat mengganggu ekosistem mikroorganisme dan lingkungan,” ujarnya.

Baca juga: Batch Pertama Sumbangan Sembako KAGAMA Pertanian Rampung, Mahasiswa Farmasi UGM Kaget Dapat Paket