Cara Mengatasi Depresi bagi Mahasiswa Baru

17
Di tahun pertama kuliah, mahasiswa akan mengalami kejadian-kejadian menekan. Foto: inovasee.com
Di tahun pertama kuliah, mahasiswa akan mengalami kejadian-kejadian menekan. Foto: inovasee.com

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Studi yang dilakukan Theresia Genduk Susilowati menyebutkan bahwa di tahun pertama kuliah, mahasiswa akan mengalami kejadian-kejadian menekan.

Studi tersebut bertajuk Pengaruh Terapi Menulis Pengalaman Emosional terhadap Penurunana Depresi pada Mahasiswa Tahun Pertama yang terbit di Jurnal Psikologi UGM pada 2011.

Hal tersebut berkaitan dengan perpisahan dengan orang tua dan teman, serta perubahan sistem pendidikan dan tempat tinggal yang baru.

Kejadian-kejadian yang menekan tersebut dapat menimbulkan respon kognitif dan emosional tertentu.

Respon kognitif dan emosional yang negatif terhadap kejadian–kejadian menekan yang dialami mahasiswa akan memicu munculnya depresi pada diri mahasiswa.

Lalu, bagaiaman cara mengatasinya?

Theresia melakukan serangkaian penelitian dan menemukan bahwa terapi menulis pengalaman emosional dapat menjadi salah satu langkah untuk mengatasi depresi mahasiswa tahun pertama.

Setelah melakukan uji coba terhadap dua kelompok selama 30 menit dalam empat kali pertemuan, Theresia membuktikan bahwa terapi yang dilakukan sangat efektif.

“Hasilnya menunjukkan bahwa terjadi penurunan depresi yang signifikan antara sebelum dan setelah mengikuti terapi,” tulis Theresia. (Thovan)